Turnamen Karate Piala Panglima TNI 2026 Resmi Dibuka, 3.050 Karateka Berebut Prestasi di Malang

oleh -24 Dilihat
oleh
Open Tournament Karate Piala Panglima TNI 2026 yang resmi dibuka
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – GOR Ken Arok, Kota Malang, berubah menjadi arena pertarungan ribuan karateka dari berbagai penjuru Indonesia. Sebanyak 3.050 peserta dari 152 kontingen ambil bagian dalam Open Tournament Karate Piala Panglima TNI 2026 yang resmi dibuka, Senin (28/9/2026).

Turnamen yang digelar Divisi Infanteri 2 Kostrad dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI itu berlangsung selama tiga hari, 28–30 September 2026. Ajang tersebut mengusung tema “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia.”

banner 336x280

Besarnya jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme terhadap olahraga karate. Para karateka datang bukan hanya dari berbagai daerah di Pulau Jawa, tetapi juga dari Papua Barat, Sulawesi Utara, Maluku, Kalimantan hingga Sumatera.

Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara. Lebih jauh, kompetisi ini menjadi wadah mempertemukan masyarakat, prajurit TNI dan Polri melalui olahraga.

“Ini merupakan event yang ditunggu-tunggu masyarakat pecinta karate. Turnamen ini dapat menyatukan masyarakat, TNI dan Polri melalui olahraga. Kita berharap dari pertandingan ini muncul atlet-atlet baru yang memiliki prestasi dan mampu membawa nama Indonesia ke kancah internasional,” ujar Pangdivif 2 Kostrad.

Menurutnya, karate bukan sekadar olahraga yang mengandalkan kemampuan fisik. Di dalamnya terdapat nilai disiplin, keberanian, kerja keras, pengendalian diri, penghormatan terhadap lawan dan sportivitas yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter atlet.

Karena itu, setiap peserta diharapkan mampu membawa nilai-nilai tersebut tidak hanya ketika berada di atas tatami, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi TNI, penyelenggaraan turnamen olahraga juga menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, disiplin dan berkarakter.

Sementara bagi masyarakat, kompetisi tersebut menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus membuka jalan menuju prestasi.

Pangdivif 2 Kostrad pun mengingatkan para karateka agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

“Terus tingkatkan prestasi, teruslah berusaha dan jaga sportivitas. Dengan demikian, tujuan kita untuk mencari bibit-bibit atlet profesional yang nantinya menjadi kebanggaan Indonesia dapat tercapai,” tegasnya.

Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan, Open Tournament Karate Piala Panglima TNI 2026 menjadi salah satu panggung besar bagi pembinaan dan pemetaan potensi atlet karate dari berbagai daerah.

Dari arena GOR Ken Arok inilah diharapkan muncul talenta-talenta baru yang tidak berhenti pada prestasi di tingkat turnamen, tetapi terus berkembang melalui pembinaan berkelanjutan hingga mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di pentas nasional maupun internasional.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Danpoltekad, Direskrimsus Polda Jatim, Ketua FORKI Jatim, Danrem 083/Baladika Jaya, Kadispora Jatim, Wakil Bupati Malang, Kapolresta Malang Kota, Sekwan PB FORKI Pusat, Ketua Persit KCK Korcab Divif 2 Kostrad, para PJU dan Danstjar Divif 2 Kostrad serta para Mitra Karib Divif 2 Kostrad. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.