Perkuat Kemandirian Pangan di Tingkat Kelurahan, Polsek Blimbing bersama Poktan Tani Asri Panen Jagung Kwartal II

oleh -11 Dilihat
oleh
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Kanit Binmas Polsek Blimbing Polresta Malang Kota, Ipda Budi Hartono, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Purwantoro Aiptu Pudji Laksono, melaksanakan kegiatan panen jagung Kwartal II bersama Kelompok Tani (Poktan) Tani Asri Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Selasa, (2/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen institusi Kepolisian dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dan panen ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam memperkuat kemandirian pangan di tingkat kelurahan.

banner 336x280

Kanit Binmas Ipda Budi Hartono, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif untuk menjaga stabilitas sosial serta mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami secara rutin melakukan monitoring dan pendampingan terhadap kegiatan pertanian di wilayah hukum Polsek Blimbing. Hal ini tidak hanya untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai langkah membangun sinergi dan kedekatan Polri dengan masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Ipda Budi.

Sebanyak 6 anggota Poktan Tani Asri mengelola lahan seluas 1.000 meter persegi dengan memanfaatkan bibit jagung hibrida merek Kuda Terbang tongkol dua, menggunakan sekitar 4 kilogram benih serta dukungan pupuk jenis ponska dan urea sebanyak 2 kuintal.

Dalam panen Kwartal II ini, kelompok tani berhasil menghasilkan sekitar 500 kilogram jagung kering.

Senada dengan itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Purwantoro, Aiptu Pudji Laksono, yang juga berperan sebagai penggerak ketahanan pangan di tingkat kelurahan, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja sama dan konsistensi para petani.

“Kami bersama anggota Poktan Tani Asri terus berupaya memaksimalkan potensi lahan yang ada. Pada panen kali ini, kami berhasil memperoleh sekitar 500 kilogram jagung kering.” katanya

“Hasilnya akan dijual ke pasar atau melalui tengkulak dengan harga sekitar Rp7.000 per kilogram, sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok tani,” jelas Aiptu Pudji.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan, termasuk di sektor pertanian.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya para petani, mendapatkan dukungan dan motivasi agar terus produktif. Dengan ketahanan pangan yang kuat, maka stabilitas kamtibmas juga akan semakin terjaga,” tambahnya.

Kegiatan panen jagung ini menjadi bukti nyata kolaborasi dan soliditas antara Polri dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan berbasis komunitas.

Harapannya, sinergi ini terus berlanjut dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta menjaga kondusivitas wilayah di Kota Malang.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.