Kapolresta Malang Kota Antar Keluarga Korban Kanjuruhan Menempuh Perjalanan Spiritual ke Empat Situs Religi

oleh -41 Dilihat
oleh
banner 468x60

Kabarkarya.com | Polresta Malang Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedekatan dengan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

Melalui kegiatan ziarah religi, sebanyak 45 peserta yang terdiri dari keluarga korban asal Kota Malang dan pengurus Museum Kanjuruhan diberangkatkan menuju empat destinasi spiritual di Jawa Timur, Sabtu (18/7/2026).

banner 336x280

Keberangkatan rombongan dilepas langsung oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana. Dengan menggunakan bus pariwisata dan pengawalan personel kepolisian, perjalanan tersebut dipastikan berlangsung aman hingga seluruh peserta kembali ke Malang.

Kombes Putu Kholis mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polresta Malang Kota untuk terus menghadirkan perhatian kepada keluarga korban melalui pendekatan yang lebih menyentuh sisi kemanusiaan dan spiritual.

“Kami berharap perjalanan ini menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memberikan ketenangan batin bagi keluarga korban. Semoga silaturahmi yang telah terjalin selama ini juga semakin erat,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, Kapolresta mempercayakan pendampingan rombongan kepada AKP Totok Hariyanto atau yang dikenal sebagai Ustaz Totok agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik sejak keberangkatan hingga kepulangan.

Rangkaian ziarah dimulai dari Makam Sunan Ampel di Surabaya, dilanjutkan ke Makam Syaikhona Kholil di Bangkalan.

Selanjutnya rombongan mengunjungi kawasan Air Mata Ibu dan Petilasan Joko Tarub di Kabupaten Pamekasan yang dikenal memiliki nilai religius sekaligus sejarah budaya masyarakat Madura.

Menurut Kombes Putu Kholis, kepedulian terhadap keluarga korban Kanjuruhan bukanlah kegiatan yang bersifat sesaat.

Polresta Malang Kota akan terus berupaya menjaga hubungan baik serta memberikan ruang kebersamaan agar keluarga korban tetap merasa didampingi.

“Kami ingin memastikan komunikasi dan persaudaraan tetap terjalin. Kehadiran Polri harus benar-benar dapat dirasakan, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian dan kebersamaan,” tegasnya.

Melalui ziarah religi ini, Polresta Malang Kota berharap para peserta memperoleh ketenangan, kekuatan batin, sekaligus mempererat ikatan antarkeluarga korban.

Kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa pendekatan humanis terus menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga yang terdampak Tragedi Kanjuruhan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.