Dari RT Wolu Mergosono untuk Kota Malang, Sri Mulyana Gaungkan Merdeka dari Kebodohan dan Kemiskinan

oleh -124 Dilihat
oleh
Anggota DPRD Kota Malang sari Fraksi Golkar, Sri Mulyana saat menghadiri Pentas Seni dan Budaya Gawene RT Wolu
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan hiburan dan kemeriahan. Dari panggung sederhana di Gawene RT 08 RW 01, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Sabtu (29/8/2026) malam, muncul pesan kuat tentang perjuangan masyarakat untuk merdeka dari kebodohan dan kemiskinan.

Pesan itu disampaikan anggota DPRD Kota Malang sari Fraksi Golkar, Sri Mulyana saat menghadiri Pentas Seni dan Budaya Gawene RT Wolu yang dipadati ratusan warga.

banner 336x280

Sri Mulyana memberikan apresiasi terhadap kekompakan warga RT 08 yang mampu menghadirkan kegiatan seni budaya dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.

“Saya berharap kita semua merdeka dari kebodohan dan merdeka dari kemiskinan. Masyaallah, RT 08 luar biasa,” ujar Sri Mulyana disambut tepuk tangan warga.

Menurutnya, kegiatan di tingkat lingkungan seperti pentas seni memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Pentas seni menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

Malam itu, panggung Gawene RT. 08 menampilkan beragam pertunjukan, mulai tari tradisional, paduan suara hingga musik akustik. Warga dari berbagai usia tampil dan menjadi bagian dari kemeriahan acara.

Ketua RT 08, Imam Hanafi, mengaku bangga atas antusiasme masyarakat serta kehadiran anggota Dewan Sri Mulyana yang dinilai menjadi motivasi bagi warga.

“Kami merasa terhormat Ibu Sri Mulyana berkenan hadir. Dukungan beliau menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain pertunjukan seni, acara juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize. Sejak dimulai pukul 19.00 WIB, kawasan Gawene RT Wolu dipenuhi warga yang bertahan hingga acara berakhir.

Pentas Seni dan Budaya RT 08 pun menjadi bukti bahwa semangat membangun masyarakat tidak selalu harus dimulai dari panggung besar.

Dari sebuah kampung, dari lingkungan RT, kebersamaan dapat tumbuh menjadi kekuatan untuk melawan kebodohan, kemiskinan, dan membangun masa depan yang lebih baik. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.