Tanamkan Integritas Sejak MPLS, Polresta Malang Kota Bekali 324 Siswa SMAN 8 Edukasi Antikorupsi dan Tolak Narkoba

oleh -22 Dilihat
oleh
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Polresta Malang Kota memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk menanamkan nilai integritas kepada generasi muda.

Sebanyak 324 siswa baru SMA Negeri 8 Malang mendapatkan pembekalan mengenai pendidikan antikorupsi dan bahaya penyalahgunaan narkoba melalui Program Polisi Sambang Sekolah, Senin (13/7/2026).

banner 336x280

Program yang menjadi bagian dari kebijakan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana ini menghadirkan Wakapolsek Lowokwaru AKP Bagus Setioko Darmawan sebagai narasumber di hadapan ratusan peserta MPLS.

Dalam penyampaiannya, AKP Bagus menegaskan bahwa membangun bangsa tidak cukup hanya melalui prestasi akademik, tetapi juga harus diawali dengan pembentukan karakter yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

“Polri hadir di sekolah bukan hanya memberikan penyuluhan hukum, tetapi juga menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini. Pencegahan adalah langkah terbaik agar generasi muda tidak terjerumus pada perilaku yang melanggar hukum,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa praktik korupsi tidak muncul secara tiba-tiba. Kebiasaan kecil yang mengabaikan kejujuran, seperti mencontek, memanipulasi data, atau mengambil hak orang lain, dapat berkembang menjadi perilaku koruptif jika terus dibiarkan.

“Korupsi merusak kepercayaan publik, menghambat pembangunan, dan merampas hak masyarakat. Karena itu budaya jujur harus dimulai dari lingkungan sekolah,” tegasnya.

Selain pendidikan antikorupsi, para siswa juga dibekali pemahaman mengenai ancaman narkotika yang dinilai menjadi salah satu tantangan serius bagi generasi muda.

AKP Bagus mengajak seluruh peserta untuk berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan tidak mudah terpengaruh lingkungan pergaulan yang negatif.

“Narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan, keluarga, bahkan masa depan bangsa. Jangan pernah mencoba dan beranilah mengatakan tidak terhadap narkoba,” pesannya.

Didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumbersari Aipda Endar, kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai tindak pidana korupsi, ancaman hukum penyalahgunaan narkotika, hingga langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah maupun keluarga.

AKP Bagus berharap para pelajar mampu menjadi agen perubahan yang menebarkan budaya jujur, disiplin, dan menjauhi narkoba.

“Generasi emas Indonesia harus lahir dari generasi yang berintegritas, taat hukum, berprestasi, serta memiliki keberanian menolak korupsi dan narkoba. Sinergi sekolah, keluarga, dan Polri menjadi kunci untuk mewujudkan hal tersebut,” pungkasnya.

Melalui Program Polisi Sambang Sekolah, Polresta Malang Kota terus memperkuat pendekatan preventif di dunia pendidikan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran hukum sejak dini sekaligus mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menjaga masa depan bangsa.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.