Kabarkarya.com | Kota Malang – Pemerintah Kota Malang menunjukkan komitmen serius untuk menghidupkan kembali kejayaan olahraga tinju di tingkat nasional. Upaya tersebut menjadi bagian dari visi menjadikan Kota Malang sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga prestasi di Indonesia.
Komitmen itu ditegaskan langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melalui pertemuan dengan legenda tinju Indonesia sekaligus mantan juara dunia, Chris John, pada Senin (15/6/2026) lalu.
Pertemuan tersebut membahas berbagai strategi pengembangan ekosistem olahraga tinju, termasuk pembinaan atlet hingga penyelenggaraan event tinju berskala nasional maupun internasional di Kota Malang.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, mengatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan tokoh olahraga nasional diharapkan mampu menjadi titik awal kebangkitan tinju di Kota Malang.
“Kehadiran Chris John menjadi motivasi besar bagi para atlet muda. Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat posisi Kota Malang sebagai sport city yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Baihaqi saat ditemui awak media, kamis (18/6/2026).
Menurutnya, pengembangan olahraga tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun citra daerah melalui berbagai event olahraga yang mampu menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.
Sementara itu, Chris John memberikan apresiasi terhadap keseriusan Pemerintah Kota Malang dalam memajukan olahraga tinju. Ia menilai Kota Malang memiliki sejarah panjang dan potensi besar dalam mencetak petinju berkualitas.
“Malang bukan nama baru dalam dunia tinju Indonesia. Banyak atlet hebat lahir dari daerah ini dan berhasil mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, legenda olahraga, dan komunitas tinju, Kota Malang diharapkan mampu kembali melahirkan petinju-petinju berprestasi.
Selain itu, pengembangan olahraga tinju juga diyakini dapat mendorong pertumbuhan sektor sport tourism atau wisata olahraga yang akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah di masa mendatang.










