Kapolresta Malang Kota Jadikan Ojol Mitra Jaga Kondusivitas Kota Malang

oleh -107 Dilihat
oleh
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo P.S.,
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Bagi Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo P.S., komunitas ojek online (ojol) bukan sekadar kelompok pengemudi yang beraktivitas di jalan.

Mereka dipandang sebagai mitra strategis untuk menjaga keamanan sekaligus membaca persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

banner 336x280

Pesan itu mengemuka dalam silaturahmi Kapolresta bersama perwakilan komunitas Gojek, Grab, Maxim dan Shopee di salah satu rumah makan di Jalan Trunojoyo, Rabu (26/8/2026) sore.

Pertemuan berlangsung terbuka. Para driver menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari gesekan dengan juru parkir, belum jelasnya zona penjemputan hingga pelajar di bawah umur yang mengendarai sepeda motor.

Danang menegaskan, persoalan di lapangan tidak boleh dibiarkan berkembang menjadi konflik. Komunikasi menjadi pintu pertama untuk mencari solusi.

“Komunikasi harus terus dibangun. Setiap persoalan yang muncul kita cari solusinya bersama, termasuk yang membutuhkan koordinasi dengan pemerintah daerah,” tegasnya.

Untuk persoalan parkir dan zona operasional ojol, Polresta Malang Kota akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Malang dan Dinas Perhubungan. Sementara penggunaan kendaraan oleh pelajar di bawah umur akan ditindaklanjuti melalui edukasi ke sekolah.

Ketua Komunitas Malang Setill/Grab Moh Zainul Anwar menyambut langkah tersebut. Ia berharap persoalan yang selama ini berpotensi memicu gesekan dapat diselesaikan melalui aturan dan komunikasi yang jelas.

Selain membahas persoalan driver, pertemuan juga menghasilkan agenda kebersamaan. Polresta Malang Kota siap memfasilitasi doa bersama untuk mengenang satu tahun meninggalnya Affan Kurniawan, Jumat (28/8/2026), di Masjid Baiturrahman Polresta Malang Kota.

Ketua PDOI Jawa Timur Puji menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus menjaga sinergi komunitas ojol dengan kepolisian.

Kasat Intelkam Polresta Malang Kota Kompol Agus Sutanto turut mengingatkan para driver agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengedepankan keamanan serta ketertiban.

Langkah Polresta Malang Kota ini menunjukkan bahwa menjaga kondusivitas kota tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penindakan.

Membangun komunikasi langsung dengan kelompok masyarakat yang bersentuhan setiap hari dengan dinamika jalanan juga menjadi bagian penting dari strategi menjaga Kota Malang tetap aman. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.