Kabarkarya.com | Malang – Komitmen membangun prestasi olahraga yang sejalan dengan pembentukan karakter kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Malang.
Hal itu ditunjukkan Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., saat membuka secara resmi Kejuaraan Cabang (Kejurcab) IV Pagar Nusa Kabupaten Malang di MI Miftahul Huda, Kecamatan Jabung, Jumat (10/7).
Kejuaraan tersebut menjadi momentum penting bagi Pagar Nusa dalam menjaring bibit-bibit pesilat potensial sekaligus memperkuat kaderisasi organisasi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Ratusan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Malang ambil bagian dalam kompetisi yang diharapkan melahirkan atlet berprestasi sekaligus pendekar berakhlakul karimah.
Pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Muspika Kecamatan Jabung, Kepala MI Miftahul Huda, Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang, Ketua Panitia, serta Ketua Harian IPSI Kabupaten Malang.
Dalam sambutannya, Bupati Sanusi memberikan apresiasi atas konsistensi Pagar Nusa yang terus menghadirkan ruang kompetisi bagi generasi muda.
Menurutnya, kejuaraan semacam ini bukan sekadar arena adu kemampuan, tetapi juga sarana membentuk mental, disiplin, dan karakter para pesilat.
Ia menilai Pagar Nusa memiliki peran strategis karena memadukan pembinaan bela diri dengan pendidikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
Para kader tidak hanya ditempa menjadi atlet yang tangguh, tetapi juga diajarkan adab kepada guru, menghormati orang tua, serta memiliki semangat mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara.
“Pagar Nusa menanamkan adab atau tata krama kepada guru, hormat kepada orang tua, serta pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara. Nilai inilah yang menjadi pondasi utama dalam mencetak pendekar sejati,” ujar Sanusi.
Bupati juga mengingatkan para peserta agar terus menyeimbangkan kemampuan fisik dengan penguatan ilmu dan keimanan. Menurutnya, prestasi akan memiliki makna lebih apabila dibangun di atas akhlak dan ketakwaan.
Ia berharap para santri Pagar Nusa terus mengembangkan potensi diri sehingga mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat, sesuai dengan prinsip Khairunnas Anfa’uhum Linnas.
Lebih lanjut, Sanusi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang akan terus mendukung pengembangan olahraga, termasuk pencak silat yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda dunia.
Dukungan tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Malang di berbagai level kompetisi.
Prosesi pembukaan Kejurcab IV Pagar Nusa ditandai dengan pembacaan basmalah dan pemukulan gong oleh Bupati Malang bersama jajaran tamu kehormatan.
Simbol tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian pertandingan yang akan mempertemukan para kader terbaik Pagar Nusa dari seluruh Kabupaten Malang dalam semangat sportivitas, persaudaraan, dan pengabdian.











