Bakorwil Malang Tegas: Jangan Biarkan Anak Muda Jadi Target Pasar Vape

oleh -12 Dilihat
oleh
Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, saat Sosialisasi Surat Edaran Bersama Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, dan Kepala BNNP Jawa Timur tentang Pembatasan dan Pengawasan Produksi, Distribusi, Jual Beli, Promosi, Iklan, serta Penggunaan Vape/Rokok Elektronik di Kota Malang
banner 468x60

Kabarkarya.com | Malang — Vape kini bukan sekadar tren di kalangan orang dewasa. Kemudahan akses, penjualan, dan promosi rokok elektronik yang semakin dekat dengan anak-anak dan remaja membuat pengawasan harus diperketat.

Bakorwil III Malang meminta seluruh pihak tidak tinggal diam. Perlindungan generasi muda harus dilakukan bersama agar anak-anak tidak berubah menjadi target pasar produk yang berpotensi mendorong perilaku adiktif.

banner 336x280

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, menyampaikan penegasan itu saat Sosialisasi Surat Edaran Bersama Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, dan Kepala BNNP Jawa Timur tentang Pembatasan dan Pengawasan Produksi, Distribusi, Jual Beli, Promosi, Iklan, serta Penggunaan Vape/Rokok Elektronik di Kota Malang, Selasa (8/9/2026).

Asep menegaskan, persoalan ini tidak cukup diselesaikan melalui aturan. Pengawasan di lapangan dan keterlibatan seluruh elemen menjadi kunci.

“Kita perlu memastikan bahwa anak-anak dan generasi muda tidak menjadi sasaran pasar maupun korban dari berbagai bentuk promosi, iklan, maupun kemudahan akses terhadap produk yang berpotensi memberikan dampak negatif,” tegas Asep.

Menurutnya, keluarga dan sekolah harus menjadi benteng pertama melalui edukasi dan pengawasan. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat juga harus memastikan ketentuan pembatasan berjalan secara konsisten.

Asep meminta sosialisasi surat edaran bersama tidak berhenti menjadi agenda seremonial.

“Kegiatan ini hendaknya menjadi momentum untuk membangun kesadaran, komitmen, dan langkah nyata bersama dalam melindungi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda,” ujarnya.

Ia menegaskan Bakorwil Malang siap memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayah kerjanya. Sinergi tersebut diarahkan untuk membangun lingkungan yang aman dan sehat sekaligus memperkuat pencegahan sejak dini.

“Pembatasan dan pengawasan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga, pelaku usaha, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Pesan Bakorwil Malang jelas: jangan sampai lemahnya pengawasan membuat generasi muda menjadi sasaran empuk pasar vape. Perlindungan harus dimulai sekarang, dari rumah, sekolah, hingga lingkungan masyarakat. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.