Amankan Aksi Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu, Kapolresta Malang Kota Kerahkan 830 Personel Gabungan

oleh -160 Dilihat
oleh
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Sebanyak 830 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi penyampaian aspirasi Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Kota Malang di depan Gedung DPRD Kota Malang dan kawasan Tugu Balai Kota Malang, Rabu (28/10/2026).

Pengamanan terpadu ini disiapkan untuk menjamin hak masyarakat menyampaikan pendapat sekaligus menjaga situasi keamanan dan aktivitas publik tetap kondusif.

banner 336x280

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS mengatakan, pengerahan ratusan personel tersebut merupakan langkah antisipatif dengan melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta instansi pendukung. Jumlah peserta aksi diperkirakan mencapai 500 orang.

“Pelayanan pengamanan ini telah kami persiapkan sebelumnya dengan melibatkan 830 personel gabungan. Tujuannya memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, sekaligus menjaga situasi Kota Malang tetap kondusif. Seluruh personel harus bekerja sesuai prosedur dan arahan pimpinan,” tegas Danang.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya dipusatkan di lokasi aksi. Personel juga disiapkan untuk mengantisipasi perkembangan situasi, menjaga ketertiban di sekitar titik kegiatan, serta merespons cepat apabila muncul kebutuhan pengamanan tambahan.

Kekuatan pengamanan melibatkan personel Polresta Malang Kota, Satbrimob Polda Jawa Timur, Direktorat Samapta Polda Jatim, serta dukungan Polres Malang dan Polres Batu. Pengamanan juga diperkuat unsur TNI dari Kodim 0833/Kota Malang.

Dari unsur pemerintah daerah, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Malang turut dilibatkan. Sementara untuk mengantisipasi kondisi darurat, disiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit ambulans dari Dinas Kesehatan Kota Malang.

Keterlibatan lintas instansi tersebut ditujukan untuk memperkuat koordinasi pengamanan, mengantisipasi gangguan kamtibmas, serta memastikan penanganan kedaruratan dapat dilakukan secara cepat apabila diperlukan.

Danang menegaskan, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang harus dihormati. Karena itu, personel diminta mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional dengan tetap memperhatikan ketertiban umum serta hak masyarakat lainnya.

“Kami mengimbau seluruh peserta aksi, termasuk mahasiswa dan masyarakat yang terlibat, agar menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas melalui semangat Jogo Malang, sehingga aspirasi dapat disampaikan tanpa mengganggu kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama ketika situasi melibatkan konsentrasi massa.

Menurut Danang, menjaga keamanan bukan semata-mata tanggung jawab aparat. Partisipasi masyarakat, sikap saling menghormati, dan kepatuhan terhadap aturan menjadi faktor penting dalam mencegah gesekan serta menjaga stabilitas Kota Malang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah ikut menjaga keamanan. Jangan mudah terpengaruh provokasi atau informasi yang belum terverifikasi. Mari bersama-sama menjaga Bumi Arema, menjaga Malang Raya, dan mewujudkan semangat Jogo Malang demi kepentingan bersama,” tandasnya.

Melalui pengamanan terpadu ini, Polresta Malang Kota berkomitmen mengawal penyampaian aspirasi secara demokratis, humanis, dan tertib, dengan tetap menjamin keselamatan peserta aksi serta masyarakat.

Semangat Jogo Malang diharapkan menjadi landasan bersama untuk menjaga Kota Malang tetap aman dan kondusif. (red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.