Direktur RS Dr Soetomo: Disiplin Physical Distancing Tidak Bisa Ditawar Lagi

Surabaya – Direktur RS (Rumah Sakit) Dr.Soetomo Surabaya, Joni Wahyuhadi menegaskan bahwa untuk memutus mata rantai penyebaran virus covig-19 di Jawa Timur salahsatu bentuk konkrit upaya dari partisipasi masyarakat adalah melakukan dengan disiplin physical distancing, artinya masing-masing individu harus jarak.

Dengan kondisi sekarang ini, lanjut Joni segala bentuk perkumpulan, jaga jarak antar manusia, dan menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang.

Dapat diartikan bahwa, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah, seperti kantor, sekolah, tempat olahraga, dan semua tempat yang banyak dikunjungi oleh orang.

Bila seseorang terpaksa berada dalam kondisi dan situasi tersebut, sebaiknya mengatur jarak sekitar 1-2 meter dari orang lain.

Joni yang juga menjabat sebagai ketua rumpun kuratif gugus tugas penanganan penyebaran virus civic-19 ini mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa selama 24 jam penuh selalu berkoordinasi dengan berbagai lembaga terkait, mulai dari pencegahan, penanganan dan up a ya-upaya lain untuk me motong mata rantai penyebaran virus civic-19.

“Sedang untuk partisipasi masyarakat selain disiplin soal physical distancing, juga yang tidak kalah pentingnya jaga kekebalan tubuh (imunitas) dengan ditunjang istirahat yang cukup, makan bergizi, gerak dengan berolahraga di sekitar rumah masing-masing,”

Related posts

Leave a Comment