Kabarkarya.com | Kota Malang — Usianya baru 10 tahun, namun jejak prestasinya di lapangan hijau mulai mencuri perhatian. Ahmad Maulana Zaki, talenta muda asal Kota Malang, telah mengoleksi sejumlah prestasi bersama SSB Miftahul Huda Soccer School (MH).
Lahir pada 2016, Zaki kini duduk di kelas 5 MI NU Putri, Jalan Yulius Usman, Kota Malang. Ia merupakan anak kedua dari pasangan Hisjam dan Siti Nur Hasanah Asnawati.
Kecintaan Zaki terhadap sepak bola tumbuh sejak usia dini. Ia mulai menekuni sepak bola melalui SSB Jagung saat duduk di kelas 3 SD, sebelum kemudian melanjutkan pembinaan di SSB Miftahul Huda Soccer School.
Di usia yang masih sangat muda, Zaki sudah menunjukkan kemampuan yang cukup menonjol dalam berbagai kompetisi.
Salah satu pencapaian individunya adalah ketika ia dinobatkan sebagai Best Player Turnamen HUT SSB Merpati Muda ke-42 Anniversary Cup V 2026.
Tak hanya bersinar secara individu, Zaki juga ikut menjadi bagian dalam sejumlah keberhasilan timnya.
Catatan prestasinya antara lain juara III Festival Arema FC Grassroot 2026, juara I Malang Junior Liga, serta mengantarkan timnya meraih juara I Grassroot Cup 2026 di Jabung.
Prestasi lainnya juga ditorehkan ketika Zaki dan timnya menjadi juara I turnamen di Dampit serta juara I di Batu.
Rentetan prestasi tersebut menjadi pengalaman penting bagi Zaki untuk membangun kemampuan, mental bertanding dan kepercayaan diri sejak usia dini.
Sebagai orang tua, Hisjam mengaku bangga melihat perkembangan putranya. Namun, ia menyadari bahwa perjalanan Zaki masih sangat panjang sehingga prestasi yang diraih saat ini diharapkan tidak membuat sang anak cepat berpuas diri.
“Kami sebagai orang tua tentu bangga dengan prestasi Zaki. Tapi yang paling penting bagi kami bukan hanya soal juara. Kami ingin dia tetap semangat berlatih, disiplin, sekolah tetap diperhatikan, dan terus belajar dari setiap pertandingan,” ujar Hisjam.
Menurut Hisjam, dukungan keluarga akan terus diberikan selama Zaki memang memiliki keinginan kuat untuk menekuni sepak bola.
“Kalau memang Zaki ingin menjadi pemain profesional, kami akan mendukung dan mengarahkan semampu kami. Biarkan prosesnya berjalan, yang penting dia menikmati latihan dan terus berkembang,” lanjutnya.
Di balik sederet prestasi tersebut, Zaki sendiri menyimpan cita-cita besar. Ia ingin menjadi pesepak bola profesional dan suatu hari bisa memperkuat Arema FC, klub kebanggaan masyarakat Malang.
Sosok Lionel Messi menjadi pemain yang diidolakan Zaki. Gaya bermain dan perjalanan karier megabintang sepak bola tersebut menjadi salah satu inspirasinya dalam menekuni olahraga yang telah digelutinya sejak usia dini.
Bagi keluarga, mimpi tersebut tidak harus dicapai secara instan. Proses pembinaan, konsistensi latihan, pendidikan dan pengalaman bertanding menjadi bagian penting yang harus dijalani Zaki.
Dari lapangan sepak bola usia dini di Malang, Zaki kini mulai menapaki langkahnya. Best Player dan sederet gelar juara menjadi catatan awal. Target berikutnya jauh lebih besar, menjadi pemain profesional dan suatu hari mengenakan jersey Arema FC. (dunk)










