Tongkat Komando Satreskrim Polresta Malang Kota Beralih, Kompol Adi Hadapi Tantangan Baru

oleh -159 Dilihat
oleh
Serah terima jabatan Kasat Reskrim yang dipimpin Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang — Tongkat komando Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Malang Kota resmi berpindah tangan. Kompol Septiawan Adi Prihartono dipercaya mengemban tugas sebagai Kasatreskrim baru, menggantikan Kompol Rahmad Aji Prabowo yang mendapat penugasan sebagai Kortaspidkor Mabes Polri.

Pergantian tersebut ditandai dengan serah terima jabatan yang dipimpin Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS di Lapangan Apel Polresta Malang Kota, Kamis (10/9/2026) pagi.

banner 336x280

Bagi Satreskrim, pergantian pimpinan menjadi momentum untuk menjaga ritme penegakan hukum sekaligus meningkatkan kinerja dalam merespons berbagai persoalan kriminalitas di Kota Malang.

Kombes Pol Danang menegaskan, rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Namun, pergantian personel di posisi strategis harus tetap menjamin kesinambungan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran dan pembinaan organisasi untuk menjamin kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Danang.

Selama memimpin Satreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Rahmad Aji Prabowo dinilai telah memberikan kontribusi dalam pengungkapan sejumlah perkara. Salah satunya kasus penganiayaan balita oleh ibu kandung yang menjadi perhatian luas masyarakat.

Danang menyampaikan apresiasi atas dedikasi Rahmad dan berharap pengalaman selama bertugas di Kota Malang dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas barunya di Mabes Polri.

Kini, perhatian beralih kepada Kompol Septiawan Adi Prihartono.

Perwira kelahiran Surabaya dan lulusan Akpol 2012 itu sebelumnya menjabat Kapolsek Candi, Polresta Sidoarjo, Polda Jawa Timur. Pengalaman tersebut menjadi modal untuk mengemban tanggung jawab baru sebagai orang nomor satu di jajaran reserse Polresta Malang Kota.

Danang meminta Kompol Adi segera memahami karakteristik wilayah hukum Kota Malang serta meneruskan program yang telah berjalan.

“Segera beradaptasi, lanjutkan program yang sudah berjalan, dan tingkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain kecepatan mengungkap perkara, Danang menekankan pentingnya ketelitian dalam proses penyidikan. Penanganan kasus juga harus dilakukan secara profesional, transparan, sesuai prosedur hukum, sekaligus tetap mengedepankan pendekatan humanis.

Satreskrim juga diminta memperkuat koordinasi dan sinergi dengan seluruh satuan serta instansi terkait.

Dengan resminya Kompol Adi memegang kendali Satreskrim, tantangan berikutnya adalah memastikan penegakan hukum di Kota Malang tetap responsif, profesional, dan mampu memberikan rasa keadilan serta kepastian hukum bagi masyarakat. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.