Sri Mulyana Hidupkan Semangat Sidosadar Tempo Doeloe, UMKM dan Kerukunan Jadi Kekuatan Warga Kotalama

oleh -45 Dilihat
oleh
Sri Mulyana menyusuri stan-stan warga, mencicipi jajanan yang disajikan, hingga membeli sejumlah produk UMKM.
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Aroma jajanan tradisional, semangat kemerdekaan dan kebersamaan warga memenuhi kawasan RW 05 Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Sabtu (29/8/2026) malam.

Melalui kegiatan Sidosadar Tempo Doeloe, warga tidak hanya mengenang suasana masa lalu. Mereka juga menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai ruang untuk menggerakkan ekonomi warga melalui UMKM.

banner 336x280

Kegiatan tersebut semakin semarak dengan kehadiran Anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Golkar, Sri Mulyana, yang secara langsung membuka acara.
Usai seremoni pembukaan, Sri Mulyana tidak langsung meninggalkan lokasi.

Ia justru menyusuri stan-stan warga, mencicipi jajanan yang disajikan, hingga membeli sejumlah produk UMKM.

Baginya, apa yang dilakukan warga RW 05 merupakan bentuk nyata dari semangat kemerdekaan yang harus terus dijaga.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan. Tetapi bagaimana kita bisa merdeka dari kemiskinan dan mampu berdiri di kaki sendiri dengan berkarya serta menciptakan pekerjaan,” ujar Sri Mulyana.

Ia mengaku bangga melihat warga Sidosadar mampu mempertahankan kegiatan tersebut dari tahun ke tahun, sekaligus menjadikannya sebagai wadah kreativitas dan perputaran ekonomi masyarakat.

Menurutnya, ketika masyarakat mampu memproduksi, mengolah dan menjual hasil karya sendiri, maka sesungguhnya mereka sedang membangun kemandirian dari lingkungan terkecil.

Sri Mulyana juga menyoroti keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut. Semangat para pemuda dan pemudi, menurutnya, menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan positif di RW 05.

“Anak-anak muda yang memiliki semangat seperti ini harus kita dukung. Mereka adalah penerus dan harus diberi ruang untuk berkarya,” katanya.

Sebagai wakil rakyat, Sri Mulyana menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dan mengawal aspirasi masyarakat, khususnya dalam pengembangan UMKM dan kegiatan pemberdayaan warga.

“Pintu kami terbuka. Apa yang bisa kami lakukan untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraan warga, Insya Allah akan kami support,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua RW 05 Kelurahan Kotalama, Moch. Soleh Supardi, menyebut Sidosadar Tempo Doeloe sebagai wujud nyata persatuan warga yang selama ini dibangun melalui semangat “Buyuk Rukun Saklawasih.”

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan Hari Kemerdekaan, tetapi juga mempertemukan seluruh elemen masyarakat dalam satu ruang kebersamaan.

“Ini bukti bahwa warga Sidosadar memiliki satu tekad untuk menjaga kerukunan, membangun kampung dan memberikan nilai positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Moch. Soleh juga mengapresiasi seluruh warga, jajaran RT, pemuda, Karang Taruna dan berbagai unsur masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Sri Mulyana yang dinilai selama ini memberikan perhatian terhadap kebutuhan dan kegiatan warga RW 05.

Dengan konsep bernuansa masa lampau, jajanan tradisional dan keterlibatan aktif masyarakat, Sidosadar Tempo Doeloe akhirnya menjadi lebih dari sekadar pesta rakyat.

Di tengah geliat UMKM dan riuhnya warga yang berkumpul, semangat kemerdekaan menemukan bentuknya sendiri: rukun dalam kebersamaan, mandiri dalam berkarya, dan tumbuh bersama dari kampung untuk Kota Malang. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.