Reses Diserbu 350 Warga, Suryadi Tekankan Perjuangan Aspirasi hingga Jadi Solusi

oleh -56 Dilihat
oleh
reses Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Malang, Suryadi, S.Pd., M.M., di Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Lebih dari 350 warga memadati reses Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Malang, Suryadi, S.Pd., M.M., di Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Rabu (4/11/2026) malam.

Tingginya partisipasi warga menjadi momentum bagi Suryadi untuk menegaskan satu hal: aspirasi masyarakat tidak boleh hanya didengar, dicatat, lalu berakhir tanpa kejelasan.

banner 336x280

Memasuki malam kedua Reses Masa Persidangan I Tahun 2026 di Dapil Kedungkandang, Suryadi menempatkan reses sebagai ruang perjuangan kepentingan masyarakat, bukan sekadar agenda seremonial untuk memenuhi kewajiban anggota legislatif.

Di hadapan ratusan warga, ia meminta masyarakat berani menyampaikan persoalan dan kebutuhan yang selama ini belum tertangani. Namun, lebih dari sekadar menyerap aspirasi, ia menekankan pentingnya mengawal setiap usulan agar masuk dalam mekanisme perencanaan dan pembahasan pembangunan.

“Aspirasi masyarakat harus diperjuangkan. Kalau hanya sebatas angan-angan, aspirasi itu tidak akan pernah tersampaikan, apalagi terealisasi. Karena itu, masyarakat jangan ragu menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi,” tegas Suryadi.

Ia juga memastikan komunikasi dengan masyarakat tidak berhenti setelah agenda reses selesai. Warga tetap dapat menyampaikan keluhan melalui WhatsApp maupun media sosial pribadinya.

Komitmen tersebut, menurut Suryadi, bukan sekadar pernyataan. Pengalaman dua periode menjadi anggota DPRD Kota Malang menjadi tanggung jawab untuk terus menjaga kedekatan dan merespons kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan yang berada di luar kewenangan Komisi D.

“Tidak ada telepon masyarakat yang tidak saya angkat, tidak ada pesan yang tidak saya balas, dan tidak ada kebutuhan masyarakat yang saya abaikan. Kalau memang belum bisa diselesaikan, kita harus tetap mencari jalan keluarnya,” ujarnya.

Camat Kedungkandang, Drs. Fahmi Fauzan, yang hadir bersama Lurah Lesanpuro Suwandi, S.T., M.M., serta tokoh masyarakat, turut mengapresiasi tingginya antusiasme warga.

Menurutnya, reses menjadi ruang penting untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan wakil rakyat secara langsung.

Bagi Suryadi, kehadiran lebih dari 350 warga bukan sekadar angka partisipasi. Di baliknya terdapat kebutuhan, persoalan, dan harapan masyarakat yang menuntut perhatian serta tindak lanjut.

Karena itu, ia menekankan bahwa keberhasilan reses tidak diukur dari ramainya peserta atau banyaknya aspirasi yang terkumpul, melainkan sejauh mana aspirasi tersebut diperjuangkan dan menghasilkan solusi.

Pesannya tegas: masyarakat jangan berhenti bersuara, sementara wakil rakyat tidak boleh berhenti bekerja. Sebab, aspirasi yang hanya didengar tanpa diperjuangkan pada akhirnya hanya akan menjadi angan-angan. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.