Polresta Malang Kota Kirim Bantuan untuk Korban Bencana NTT, Rp11 Juta dan Satu Truk Logistik Disalurkan

oleh -152 Dilihat
oleh
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang — Solidaritas untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalir dari Kota Malang. Keluarga Besar Polresta Malang Kota menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai Rp11 juta dan satu truk logistik melalui Posko Peduli NTT, Senin (24/8/2026).

Bantuan diserahkan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S., didampingi Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar dan Kapolsek Klojen Kompol Riyan Wahyuningtiyas, di Posko Peduli NTT, Jalan Mayjend Pandjaitan, Kecamatan Klojen.

banner 336x280

Danang mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran Polresta Malang Kota terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana, termasuk mahasiswa asal NTT yang tengah menempuh pendidikan di Kota Malang.

“Kami mewakili seluruh anggota Polresta Malang Kota turut berduka atas bencana yang menimpa NTT. Sedikit bantuan dari kami semoga bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” kata Danang.

Menurut dia, kebutuhan masyarakat terdampak bencana tidak hanya berupa dukungan moril. Kebutuhan dasar selama masa pemulihan juga menjadi perhatian, mulai dari pangan, sandang, perlengkapan tidur, kebutuhan kebersihan, obat-obatan hingga kebutuhan perempuan dan anak.

Atas pertimbangan tersebut, bantuan disalurkan melalui Posko Peduli NTT agar dapat dikelola dan didistribusikan sesuai kebutuhan penerima manfaat.

Selain membawa bantuan, Danang juga menyampaikan pesan kepada warga NTT yang berada di Kota Malang agar menjaga komunikasi dan bersama-sama memelihara keamanan serta ketertiban.

“Kami titip kepada saudara-saudara dari NTT yang berada di Kota Malang untuk terus menjalin silaturahmi. Kami membuka ruang komunikasi apabila terdapat persoalan,” ujarnya.

Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar kemudian menyerahkan bantuan tunai Rp11 juta kepada perwakilan Posko Peduli NTT. Bantuan logistik juga disalurkan dalam satu truk.

Koordinator Posko Peduli NTT, George da Silva, mengapresiasi dukungan tersebut. Ia mengatakan posko akan beroperasi sekitar empat bulan dengan fokus membantu mahasiswa NTT yang terdampak bencana dan berada jauh dari daerah asal.

“Kami berkonsentrasi membantu adik-adik mahasiswa yang terdampak langsung, termasuk kebutuhan sembako. Bantuan yang masuk kami pastikan dikelola secara transparan,” kata George.

Posko Peduli NTT juga melakukan koordinasi dengan sejumlah perguruan tinggi untuk membantu mahasiswa terdampak, terutama terkait administrasi pendidikan dan kemungkinan penyesuaian kegiatan perkuliahan.

Dukungan terhadap gerakan kemanusiaan tersebut juga datang dari Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT). Ketua JKJT Teja mengatakan pihaknya akan terus mendukung aktivitas Posko Peduli NTT sekaligus memperkuat koordinasi dengan Polresta Malang Kota.

George menjelaskan, fokus bantuan di Kota Malang diarahkan kepada mahasiswa NTT. Menurutnya, meski bantuan pemerintah telah banyak mengalir ke wilayah terdampak, mahasiswa yang berada jauh dari kampung halaman tetap membutuhkan dukungan selama proses pemulihan.

Bantuan yang disalurkan Keluarga Besar Polresta Malang Kota meliputi kebutuhan pangan, sandang, perlengkapan tidur, perlengkapan kebersihan, kebutuhan perempuan dan anak, obat-obatan serta bantuan tunai.

Penyaluran tersebut menjadi bagian dari kolaborasi kepolisian, komunitas dan masyarakat dalam memastikan warga NTT yang berada di Kota Malang tetap mendapat dukungan di tengah situasi bencana.

Solidaritas itu kini tidak berhenti pada bantuan logistik. Dari Kota Malang, dukungan diarahkan untuk memastikan mahasiswa asal NTT tetap memiliki ruang untuk bertahan, melanjutkan pendidikan, dan melewati masa pemulihan bersama. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.