Polresta Malang Kota Jadikan Driver Ojol Mitra Strategis, Dialog Terbuka Lahirkan Solusi untuk Lalu Lintas dan Pelayanan Publik

oleh -32 Dilihat
oleh
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo berdialog dengan beberapa komunitas ojol
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Polresta Malang Kota mengubah pola komunikasi dengan komunitas ojek online (ojol) dari sekadar koordinasi menjadi kemitraan strategis. Melalui forum dialog bersama 35 komunitas driver online di Pojok Media Polresta Malang Kota, Jumat (7/8/2026), kepolisian membuka ruang bagi para pengemudi untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi setiap hari di jalan.

Forum yang dipimpin Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo PS itu dihadiri jajaran pejabat utama Polresta, di antaranya Kasat Intelkam Kompol Agus Sutanto, Kasat Lantas Kompol Rio Angga Prasetyo, Kasat Binmas Kompol Indo, serta para ketua komunitas driver online dari berbagai platform.

banner 336x280

Berbeda dari forum formal pada umumnya, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai. Namun, pembahasan yang muncul justru menyentuh persoalan-persoalan krusial, mulai dari kemacetan, keselamatan berkendara, keamanan di jalan, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kombes Pol Danang menilai pengemudi ojek online merupakan kelompok yang memiliki mobilitas tinggi dan memahami kondisi lalu lintas secara langsung. Karena itu, masukan mereka dinilai penting sebagai bahan evaluasi sekaligus penyusunan kebijakan di lapangan.

“Rekan-rekan driver setiap hari berada di jalan. Mereka mengetahui kondisi riil yang terjadi. Karena itu kami ingin membangun komunikasi yang terbuka agar setiap persoalan dapat dicari solusinya bersama,” ujar Kapolresta.

Menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat selama Agustus yang diwarnai berbagai agenda besar di Kota Malang, Polresta Malang Kota juga telah menyiapkan langkah antisipasi melalui rekayasa lalu lintas bersama Pemerintah Kota Malang.

Informasi mengenai perubahan arus kendaraan akan terus disampaikan secara cepat agar para driver dapat menentukan rute alternatif dan menghindari titik kepadatan.

Tak hanya mengajak menjaga keamanan dan ketertiban, Polresta juga menghadirkan dukungan nyata bagi para pengemudi online. Sebanyak 22 Pos Polisi dan lima Polsek kini dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat ketika driver mengalami kelelahan saat bekerja.

Bahkan, bagi pengemudi kendaraan listrik, Polresta Malang Kota menyediakan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang dapat digunakan tanpa dipungut biaya sebagai upaya membantu menekan pengeluaran operasional.

“Silakan manfaatkan Pos Polisi maupun Polsek sebagai tempat beristirahat. Keselamatan harus menjadi prioritas karena jalan raya adalah ruang mencari nafkah,” kata Kombes Pol Danang.

Kapolresta juga mengingatkan pentingnya memberikan pelayanan yang ramah kepada pelanggan. Menurutnya, meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Kota Malang merupakan peluang besar bagi para driver untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat citra positif daerah.

Dalam sesi dialog, sejumlah persoalan lapangan turut mengemuka. Perwakilan Komunitas Gaspol Malang, Mustopa, meminta adanya penertiban parkir kendaraan di kawasan Pasar Blimbing yang dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan.

Ia juga berharap pengaturan lalu lintas di Simpang Sudimoro diperkuat, khususnya pada jam masuk dan pulang sekolah.

Seluruh aspirasi tersebut langsung mendapat respons dari Kapolresta. Ia memastikan setiap usulan akan dibahas bersama instansi terkait, termasuk Pemerintah Kota Malang, agar dapat diwujudkan melalui langkah-langkah konkret.

Selain itu, Kombes Pol Danang mengungkapkan bahwa Polresta Malang Kota telah menjalin kolaborasi dengan jaringan ambulans di seluruh wilayah Kota Malang untuk mempercepat penanganan korban apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.

Ia juga mengingatkan para pengemudi agar tidak memasang telepon genggam di bagian depan kendaraan karena berpotensi memancing aksi kriminalitas di jalan.

“Keselamatan dan keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin para driver bekerja dengan tenang, masyarakat merasa aman, dan lalu lintas di Kota Malang semakin tertib,” tegasnya.

Melalui dialog tersebut, Polresta Malang Kota berharap hubungan kemitraan dengan komunitas driver online tidak berhenti pada forum silaturahmi, tetapi berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan dalam menciptakan keamanan, ketertiban, serta pelayanan publik yang semakin baik di Kota Malang. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.