Kabarkarya.com | Madiun – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun memberikan pengarahan kepada prajurit dan keluarga besar Yonif 501/Bajra Yudha di Madiun, Senin (23/6/2026).
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi dinamika global, menjaga citra TNI, serta memperkuat peran keluarga dalam mendukung tugas pengabdian.
Pangdivif menyoroti situasi global yang terus berkembang, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada jalur perdagangan energi dunia.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat memengaruhi perekonomian global, termasuk Indonesia, sehingga prajurit harus tetap waspada dan siap menghadapi berbagai tantangan.
Ia menegaskan, TNI harus terus hadir sebagai bagian dari solusi dengan mendukung program pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.
“Sebagai prajurit TNI, kita harus tetap teguh menjalankan tugas, menjaga kepercayaan masyarakat, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” tegasnya.
Selain itu, Pangdivif mengingatkan seluruh prajurit dan keluarga besar TNI agar bijak menggunakan media sosial. Ia meminta prajurit menjaga etika dan menghadirkan komunikasi yang positif guna menjaga kehormatan institusi.
Kepada keluarga prajurit, ia juga menekankan pentingnya membangun rumah tangga yang harmonis, mengelola keuangan secara bijak, serta membina anak-anak agar tumbuh menjadi generasi penerus yang berkarakter.
Mengakhiri arahannya, Mayjen TNI Primadi kembali mengingatkan semangat pengabdian prajurit Kostrad melalui semboyan “Tugas Nomor Satu, Mati Nomor Dua” sebagai wujud kesiapan dan loyalitas dalam setiap penugasan.










