New Wisata Wendit Tak Mau Lagi Jadi Wisata Masa Lalu, Pemkab Malang Bidik Event Besar hingga Konservasi Sumber Air

oleh -79 Dilihat
oleh
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si, saat mengunjungi New Wisata Wendit
banner 468x60

Kabarkarya.com | Malang – New Wisata Wendit mulai diarahkan untuk tidak sekadar menjadi destinasi pemandian legendaris. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang ingin kawasan wisata di Kecamatan Pakis itu naik kelas menjadi magnet baru pariwisata Malang Raya dengan memperkuat wahana, menghadirkan event besar dan membangun kolaborasi dengan dunia usaha.

Dorongan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si, saat menggelar kunjungan kerja bersama sejumlah kepala OPD ke New Wisata Wendit, Selasa (1/9/2026)

banner 336x280

Budiar menilai transformasi yang dilakukan pengelola PT Berkat Wisata Pratama telah membuka peluang besar bagi Wendit untuk kembali menjadi salah satu destinasi pilihan masyarakat.

Namun, menurutnya, pengembangan tidak boleh berhenti pada pembaruan wahana. Wendit membutuhkan daya tarik yang mampu mendatangkan pengunjung dalam jumlah besar secara berkelanjutan.

“Harapan saya ke depan, New Wendit tambah lebih maju dan ada wahana baru lagi. Serta ada event-event yang sering didatangkan di sini,” ujar Budiar.

Ia bahkan mendorong pengelola menggandeng pihak swasta untuk menghadirkan pertunjukan musik berskala besar. Nama NDX disebut sebagai salah satu contoh artis yang dinilai mampu menjadi magnet kunjungan.

“Misalnya memanggil NDX untuk tampil di sini, mungkin penuh pengunjung. Tidak harus dibiayai manajemen New Wisata Wendit, melainkan bisa bekerja sama dengan perusahaan rokok atau lainnya,” katanya.

Bagi Pemkab Malang, pola kolaborasi semacam itu dapat menjadi strategi untuk memperkuat industri pariwisata tanpa seluruh beban pembiayaan event harus ditanggung pengelola.

Di tengah ambisi menghidupkan kembali Wendit, Budiar mengingatkan agar aspek lingkungan tidak dikorbankan. Sumber air Wendit, kata dia, merupakan aset vital yang harus dijaga keberlangsungannya karena memiliki keterkaitan dengan kebutuhan Kabupaten Malang dan Kota Malang.

“Tolong sumber air juga tetap bisa dirawat, karena sumber vital bagi Kabupaten Malang dan Kota Malang. Semisal dengan diadakan kegiatan penanaman pohon,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penting karena pengembangan kawasan wisata Wendit kini berjalan beriringan dengan upaya mempertahankan sumber daya alam yang menjadi identitas utama kawasan.

New Wisata Wendit kini menawarkan konsep yang jauh berbeda dibanding wajah lamanya. Pemandian alami yang menjadi ikon kawasan dipadukan dengan zona rekreasi modern yang menyasar wisata keluarga.

Sejumlah wahana baru dihadirkan, mulai dari waterboom, flying fox hingga bumper boat. Pengelola juga memperluas pengalaman wisata melalui zona edukasi dan satwa.

Di kawasan mini zoo, pengunjung dapat melihat rusa, domba merino dan berbagai jenis burung eksotis. Edukasi pembuatan cokelat juga menjadi bagian dari pengalaman wisata, sementara ikon monyet khas Wendit tetap dipertahankan.

Ada pula Taman Dewa, yang memanfaatkan bekas kolam perahu dan mengubahnya menjadi taman tematik bernuansa pewayangan dan kerajaan.

Konsep tersebut menunjukkan arah baru New Wisata Wendit. Kawasan yang selama ini dikenal sebagai wisata pemandian kini dikembangkan menjadi destinasi yang menggabungkan rekreasi, hiburan, edukasi dan konservasi.

Dengan dukungan Pemkab Malang, pengembangan wahana dan peluang kolaborasi dengan dunia usaha, Wendit kini menghadapi tantangan sekaligus peluang besar: bukan hanya menghidupkan kembali kejayaan wisata masa lalu, tetapi menjadikannya destinasi modern yang mampu bersaing dan menarik generasi baru wisatawan.

Dan satu hal yang menjadi penentu, semakin modern wajah Wendit, semakin kuat pula komitmen untuk menjaga sumber air yang menjadi denyut kehidupan kawasan tersebut. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.