Netra Band Curi Perhatian di Pelantikan PKB Kota Malang, Hikmah Bafaqih Minta Pemkot Buka Panggung Inklusif

oleh -63 Dilihat
oleh
Penampilan kelompok musik Netra Band dari UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang di pengukuhan pengurus PKB Kota Malang
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang — Panggung pelantikan pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang masa bakti 2026–2031 tak hanya menjadi ruang konsolidasi politik.

Penampilan kelompok musik Netra Band dari UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang justru menghadirkan pesan kuat tentang kesetaraan, kepercayaan diri, dan kesempatan berkarya bagi penyandang disabilitas.

banner 336x280

Di Ballroom Akasia, Hotel Savana, Sabtu (17/10/2026) malam, para penyandang disabilitas netra tampil di hadapan jajaran pejabat, tokoh politik, dan undangan.

Mereka membuktikan bahwa keterbatasan penglihatan tidak menghalangi seseorang untuk menghasilkan karya dan tampil di panggung publik.

Netra Band mengawali penampilan dengan sejumlah lagu, termasuk lagu nasional Indonesia Pusaka. Dengan penuh penghayatan, mereka membawakan lagu tersebut dan menyita perhatian para tamu yang hadir.

Suasana kemudian beralih menjadi khidmat saat peserta dari UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang melantunkan ayat suci Al-Qur’an.

Sari tilawah disampaikan dalam tiga bahasa, yakni Indonesia, Madura, dan Inggris, dilanjutkan dengan pembacaan selawat.

Penampilan itu menjadi lebih dari sekadar hiburan dalam seremoni pelantikan. Ada pesan yang ingin disampaikan, penyandang disabilitas memiliki potensi yang layak mendapatkan ruang, apresiasi, dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi di tengah masyarakat.

Ketua DPC PKB Kota Malang, Hikmah Bafaqih, turut menyoroti pentingnya membuka ruang ekspresi bagi kelompok disabilitas.

Ia meminta Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan kesempatan kepada kelompok musik tersebut untuk tampil dalam berbagai agenda resmi Pemerintah Kota Malang.

Kesempatan tampil di hadapan publik dinilai dapat memperluas pengenalan masyarakat terhadap kemampuan penyandang disabilitas, sekaligus membuka peluang agar karya mereka semakin dihargai.

Apresiasi itu juga terasa sejak proses persiapan. Saat menjalani latihan, para pendamping turut menemani mereka hingga siap tampil di panggung pelantikan.

Bagi para peserta, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan. Kebahagiaan mereka bahkan mendapat perhatian tersendiri dari Kepala UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang, yang menyempatkan hadir pada malam hari untuk menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak binaannya.

Momen tersebut menunjukkan bahwa ruang tampil memiliki arti lebih luas daripada sekadar kesempatan memainkan musik atau melantunkan ayat suci. Pengakuan terhadap kemampuan mereka juga menjadi bagian penting dalam mendorong kepercayaan diri dan penerimaan sosial.

Karena itu, kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk tampil di ruang publik diharapkan tidak berhenti pada acara seremonial.

Dukungan pemerintah, partai politik, dan masyarakat diperlukan agar mereka memiliki lebih banyak ruang untuk menunjukkan kemampuan serta mengembangkan potensi.

Pelantikan DPC PKB Kota Malang masa bakti 2026–2031 tersebut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, mantan Wali Kota Malang HM Anton dan Sutiaji, jajaran kiai, pimpinan partai politik, serta perwakilan Bawaslu dan KPU.

Sekretaris Jenderal DPP PKB Dr. M. Hasanuddin Wahid, M.Hum., hadir untuk mengukuhkan kepengurusan baru mewakili Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Di tengah agenda politik tersebut, penampilan Netra Band menghadirkan perspektif berbeda tentang makna sebuah panggung.

Bukan hanya tempat untuk menyampaikan pesan politik, tetapi juga ruang untuk mengakui kemampuan setiap warga tanpa membedakan kondisi fisiknya. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.