Mural Ikonik “Malang The Glory Land” Ditimpa, Festival Mbois 11 Tuai Kecaman

oleh -97 Dilihat
oleh
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Mural ikonik “Malang The Glory Land” di Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Malang, ditimpa tulisan “Malang Menyala Bersama” dalam rangkaian Festival Mbois 11. Perubahan tersebut langsung memicu kecaman warganet.

Mural yang telah menghiasi kawasan itu sejak 2016 dinilai bukan sekadar gambar di tembok, tetapi telah menjadi bagian dari identitas, sejarah komunitas, dan memori masyarakat Kota Malang.

banner 336x280

Kritik publik pun mempertanyakan langkah penimpaan karya lama tanpa komunikasi yang memadai dengan pihak-pihak yang memiliki keterikatan terhadap mural tersebut.

Polemik itu akhirnya mendapat respons dari panitia Festival Mbois. Panitia menyampaikan permohonan maaf dan mengakui bahwa “Malang The Glory Land” memiliki cerita dan makna tersendiri bagi masyarakat serta komunitas di Malang.

Panitia juga berkomitmen mengembalikan mural tersebut seperti semula.

“Kami berkomitmen untuk mengecat dan membuat kembali tulisan ‘MALANG THE GLORY LAND’ seperti sebelumnya,” demikian pernyataan panitia.

Panitia membuka ruang bagi komunitas yang sebelumnya berkaitan dengan mural tersebut untuk terlibat dalam proses pengembalian.

Polemik ini menjadi catatan di tengah pelaksanaan Festival Mbois 11 yang mengusung tema “Malang Menyala” pada 21–23 Agustus 2026.

Semangat menghidupkan ruang kreatif Kota Malang kini dituntut berjalan seiring dengan penghormatan terhadap karya, sejarah, dan identitas yang telah lebih dahulu tumbuh di ruang publik.

Publik kini menunggu bukan sekadar permintaan maaf, tetapi bukti nyata pengembalian “Malang The Glory Land”.(dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.