Malam Akrab RT 03 Penanggungan, Tradisi Sederhana yang Bikin Warga Makin Dekat

oleh -29 Dilihat
oleh
warga RT 03/RW 07, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Ada banyak cara untuk memaknai kemerdekaan. Bagi warga RT 03/RW 07, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, salah satunya adalah dengan meluangkan waktu untuk berkumpul dan menikmati malam bersama.

Tak perlu panggung megah atau acara yang serba mewah. Cukup musik, hidangan, tawa, dan warga yang duduk bersama. Dari kesederhanaan itulah suasana hangat tercipta dalam Malam Akrab yang digelar di Ex Jazz Corner Cafe, Jalan Bogor, Minggu malam (6/9/2026).

banner 336x280

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun, bagi warga RT 03, pertemuan semacam ini sejatinya bukan kegiatan yang hanya muncul ketika bulan kemerdekaan tiba.

Malam Akrab merupakan bagian dari tradisi warga RT 03 yang secara rutin menggelar kegiatan kumpul bersama. Momentum yang dipilih pun beragam, mulai dari peringatan HUT RI, halal bihalal hingga kegiatan kebersamaan lainnya.

Ketua RT 03/RW 07, Joko Martono, mengaku bahagia melihat warganya dapat menikmati hiburan sekaligus berkumpul dalam suasana santai.

“Saya sangat senang melihat warga saya bisa menikmati hiburan. Meski kita adakan sederhana, tapi sangat memberikan kesan,” ujar Joko.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RW 07 Mujtahid, Ketua RT 01 dan RT 02, tokoh masyarakat, warga RT 03 serta masyarakat RW 07.

Salah satu momen yang mencuri perhatian hadir ketika ibu-ibu dari RT 01, RT 02 dan RT 03 naik untuk membawakan sejumlah lagu bernuansa keroncong.

Penampilan mereka semakin istimewa dengan iringan kelompok musik keroncong Pandan Asri yang sengaja dihadirkan panitia. Lagu demi lagu membuat suasana semakin cair. Warga pun tak sekadar menjadi penonton, tetapi ikut bernyanyi dan menikmati malam bersama.

Ibu RT 03/RW 07, Dwiniarti Handayani, mengatakan kegiatan berkumpul seperti itu memang sudah menjadi kebiasaan yang terus dijaga.

“Ini memang kegiatan rutin dari RT 03 yang selalu buat acara kumpul-kumpul gini. Kadang momennya HUT RI, kadang juga pas halal bihalal dan kegiatan lainnya,” katanya.

Menurut Dwiniarti, kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar hiburan. Pertemuan warga menjadi kesempatan untuk saling menyapa, berkomunikasi dan mempererat hubungan yang terkadang sulit dilakukan di tengah kesibukan masing-masing.

Setelah penampilan keroncong, kemeriahan berlanjut dengan hiburan karaoke. Kelompok musik Pandan Asri kembali mengiringi warga yang ingin bernyanyi, membuat suasana malam semakin meriah.

Tidak ada sekat antara satu warga dengan lainnya. Semua menikmati momen yang sama—bernyanyi, tertawa, berbincang dan menikmati hidangan yang telah disiapkan.

Dari acara sederhana itu, satu pesan terasa kuat: kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi juga dengan menjaga hubungan antarmanusia.

Malam Akrab RT 03/RW 07 menjadi bukti bahwa tradisi berkumpul yang terus dirawat mampu menjadi perekat kehidupan warga.

Sebuah cara sederhana untuk memastikan semangat gotong royong dan silaturahmi tidak berhenti sebagai slogan, tetapi tetap hidup di tengah masyarakat. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.