Kombes Pol Danang Perkuat Sinergi dengan PCNU, Kolaborasi Ulama dan Polri Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

oleh -24 Dilihat
oleh
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Langkah awal Kombes Pol Danang Setiyo P.S. sebagai Kapolresta Malang Kota langsung diarahkan pada penguatan kolaborasi dengan tokoh agama pada Jumat (7/8/2026).

Ia bersilaturahmi ke Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang sebagai upaya membangun komunikasi yang solid antara Polri dan ulama dalam menjaga keamanan serta merespons berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

banner 336x280

Pertemuan yang berlangsung di Kantor PCNU Kota Malang, Jalan KH Hasyim Ashari, Kauman, Klojen, itu menjadi lebih dari sekadar kunjungan perkenalan.

Forum tersebut berubah menjadi ruang dialog terbuka yang membahas berbagai tantangan sosial sekaligus menyatukan langkah untuk memperkuat stabilitas Kota Malang.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Keamanan hanya bisa terwujud apabila seluruh elemen masyarakat ikut mengambil bagian. Karena itu kami datang untuk membangun komunikasi, menyerap aspirasi, sekaligus memperkuat sinergi,” ujar Kombes Pol Danang.

Silaturahmi tersebut dihadiri Ketua PCNU Kota Malang KH. Dr. Isroqunnajah, M.Ag., Sekretaris PCNU, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta jajaran pengurus PCNU Kota Malang.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, berbagai isu strategis mengemuka, mulai dari potensi gangguan keamanan, kenakalan sosial, hingga persoalan penyimpangan perilaku dan kekerasan seksual yang dinilai memerlukan perhatian bersama.

Kapolresta menegaskan, pendekatan kepolisian tidak hanya berorientasi pada penindakan hukum, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah preventif melalui edukasi, komunikasi, dan penguatan kolaborasi dengan para tokoh masyarakat.

“Setiap persoalan harus dimitigasi sejak awal. Jika ada pelanggaran hukum tentu akan diproses, tetapi tetap mengedepankan adab, etika, profesionalisme, serta mempertimbangkan dampak sosialnya,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan membangun solusi bersama, Polresta Malang Kota bahkan telah mengusulkan kepada Wali Kota Malang agar mempertemukan pemerintah daerah, PCNU, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam forum bersama guna menyamakan persepsi terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang.

Menurut Kombes Pol Danang, Kota Malang memiliki karakter yang unik sebagai kota pendidikan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Kondisi tersebut menuntut pola pengamanan yang adaptif dan melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren, terus memperkuat sistem pengawasan internal guna mencegah munculnya persoalan sejak dini.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Malang KH. Dr. Isroqunnajah menyambut baik langkah Kapolresta yang menjadikan ulama sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas daerah.

Menurutnya, berbagai persoalan sosial yang muncul belakangan tidak mungkin diselesaikan hanya oleh aparat penegak hukum. Dibutuhkan sinergi pemerintah, kepolisian, ulama, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat agar solusi yang dihasilkan lebih komprehensif.

“Kolaborasi adalah jalan terbaik. Masing-masing memiliki peran dan tanggung jawab. Ketika seluruh elemen bergerak bersama, persoalan akan lebih mudah diselesaikan,” ujarnya.

PCNU juga menekankan pentingnya mengedepankan edukasi, pembinaan, dan komunikasi kepada masyarakat sebagai langkah preventif, tanpa mengesampingkan penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Mengakhiri pertemuan, kedua belah pihak sepakat memperkuat komunikasi dan membuka ruang koordinasi yang lebih intensif. Edukasi publik melalui berbagai media, termasuk podcast, seminar, hingga forum diskusi lintas elemen, menjadi salah satu gagasan yang akan dikembangkan sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat.

Silaturahmi tersebut menandai komitmen awal kepemimpinan Kombes Pol Danang Setiyo P.S. yang memilih mengedepankan pendekatan kolaboratif.

Dengan menggandeng ulama sebagai mitra strategis, Polresta Malang Kota ingin memastikan bahwa keamanan tidak hanya dijaga melalui penegakan hukum, tetapi juga dibangun melalui kepercayaan, komunikasi, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.