Golkar Kota Malang Tancap Gas Menuju 2029, Sri Mulyana Pimpin PK Kedungkandang dengan Target Tambah Kursi

oleh -49 Dilihat
oleh
Sri Mulyana resmi dipercaya memimpin Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Kedungkandang
banner 468x60

Kabarkarya.com | Partai Golkar Kota Malang mulai mengencangkan konsolidasi politik sebagai langkah awal menghadapi Pemilu 2029. Melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang, Minggu (26/7/2026), Sri Mulyana resmi dipercaya memimpin Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Kedungkandang.

Muscam tersebut bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi penanda dimulainya penguatan mesin partai hingga ke tingkat akar rumput. DPD Golkar Kota Malang menargetkan konsolidasi organisasi mampu mendongkrak perolehan kursi legislatif, khususnya di Kecamatan Kedungkandang.

banner 336x280

Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menegaskan target yang dipasang tidak lagi sebatas mempertahankan capaian dua kursi DPRD. Golkar membidik tambahan satu kursi pada Pemilu 2029 sehingga Kecamatan Kedungkandang benar-benar menjadi salah satu basis terkuat partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Muscam ini adalah bagian dari konsolidasi menyeluruh. Kami ingin memastikan seluruh struktur partai bergerak dalam satu komando. Target kami jelas, dari dua kursi menjadi tiga kursi pada Pemilu 2029,” tegas Djoko.

Ia mengungkapkan, Muscam Kedungkandang merupakan kecamatan ketiga yang berhasil menuntaskan proses konsolidasi. Setelah ini, DPD Golkar akan menyelesaikan agenda serupa di Kecamatan Klojen dan Lowokwaru sebelum melanjutkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat kelurahan melalui Musyawarah Kelurahan (Muslur).

Menurut Djoko, kekuatan partai tidak hanya diukur dari struktur organisasi, tetapi juga dari kemampuan kader hadir dan memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat.

“Golkar harus kembali ke jati dirinya sebagai partai yang bekerja untuk rakyat. Konsolidasi ini kami lakukan agar seluruh kader bergerak bersama membesarkan partai sekaligus mengawal kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sri Mulyana menyatakan amanah yang diterimanya menjadi tantangan besar yang akan dijawab melalui kerja kolektif seluruh kader. Ia menilai masih banyak agenda organisasi yang harus segera dituntaskan setelah sempat tertunda akibat dinamika internal.

“Kami akan mempercepat konsolidasi, memperkuat kaderisasi, dan membangun organisasi yang lebih solid. Target tiga kursi bukan sekadar slogan, tetapi menjadi tujuan yang harus diperjuangkan bersama,” katanya.

Selain memperkuat struktur partai, Sri Mulyana juga menyiapkan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Berbagai kegiatan sosial dan olahraga akan menjadi sarana membangun komunikasi dengan seluruh elemen warga, termasuk kaum laki-laki yang selama ini dinilai memiliki ruang besar untuk diberdayakan dalam aktivitas kemasyarakatan.

Di sisi lain, terpilihnya Sri Mulyana mempertegas komitmen Golkar Kota Malang dalam membuka ruang kepemimpinan bagi perempuan. Djoko menyebut keterwakilan perempuan di tubuh Golkar tidak hanya sebatas memenuhi kuota, tetapi diberikan kepercayaan untuk memimpin dan menentukan arah organisasi.

Dengan konsolidasi yang terus berjalan hingga tingkat kelurahan, Golkar Kota Malang optimistis memiliki fondasi organisasi yang lebih kuat untuk menghadapi kontestasi politik 2029 dan merealisasikan target peningkatan kursi legislatif di Kota Malang. (DD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.