Dari Meja Turnamen ORADO, Sri Mulyana Ajak Perempuan Berani Ikut Bertanding

oleh -121 Dilihat
oleh
Anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Golkar Sri Mulyana, menjadi satu-satunya peserta perempuan yang ikut turun bertanding.
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang — Satu meja, sejumlah kartu domino, dan konsentrasi penuh para pemain. Di tengah suasana kompetitif Gathering & Mini Turnamen ORADO Kota Malang #2 di Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (2/9/2026), ada satu pemandangan yang berbeda.

Anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Golkar Sri Mulyana, menjadi satu-satunya peserta perempuan yang ikut turun bertanding.

banner 336x280

Bagi Sri Mulyana, kehadirannya bukan sekadar memenuhi undangan atau meramaikan kegiatan. Ia ingin menunjukkan secara langsung bahwa olahraga domino terbuka bagi siapa saja, termasuk perempuan.

“Saya ingin memberikan edukasi kepada kaum perempuan bahwa permainan domino ini bukan hanya permainan untuk laki-laki. Perempuan juga bisa ikut bermain, belajar strateginya dan berprestasi,” ujarnya.

Sri Mulyana sendiri bukan orang yang baru mengenal domino. Ia mengaku rutin berlatih, baik di kediamannya maupun bersama rekan-rekannya di lingkungan Kantor Golkar Kota Malang.

Dari situ, ia melihat domino memiliki sisi yang lebih luas daripada sekadar permainan. Ada konsentrasi, perhitungan, strategi dan kemampuan mengambil keputusan yang dibutuhkan setiap pemain.

“Kalau kita bermain domino, ada strategi, ada konsentrasi dan bagaimana membaca permainan. Jadi ini bukan sekadar duduk dan bermain, tetapi ada olahraga otak dan ketangkasan di dalamnya,” jelasnya.

Pandangan itu pula yang membuat Sri memilih turun langsung ke arena. Ia mengikuti pertandingan dan berhasil melewati fase penyisihan untuk melanjutkan ke babak berikutnya.

Meski belum berhasil mencapai final, hasil tersebut bukan persoalan utama baginya. Justru pengalaman bertanding menjadi bagian penting dari pesan yang ingin ia sampaikan.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Kedungkandang, Sri Mulyana mengaku juga telah mengenalkan olahraga domino kepada sejumlah konstituennya.

Ia ingin masyarakat memahami bahwa domino dalam wadah ORADO dimainkan dengan aturan dan sistem pertandingan yang jelas.

“Saya juga sudah mengenalkan domino kepada konstituen saya di Kedungkandang. Harapannya masyarakat semakin memahami bahwa sekarang domino sudah berkembang menjadi olahraga yang memiliki aturan dan pembinaan,” katanya.

Menurut Sri Mulyana, semakin banyak ruang latihan dan kompetisi, semakin besar pula kesempatan masyarakat untuk mengenal olahraga tersebut. Termasuk membuka peluang bagi perempuan yang selama ini mungkin belum berani terlibat.

Sri Mulayan juga melihat kegiatan ORADO tidak hanya menghadirkan kompetisi. Pertandingan menjadi ruang untuk bertemu, belajar dan membangun silaturahmi antarpeserta.

“Suasananya menyenangkan. Ada seriusnya karena pertandingan, tetapi tetap terasa kekeluargaannya. Kita bisa berkenalan, belajar aturan dan sekaligus bermain bersama,” tuturnya.

Semangat tersebut rencananya juga akan dibawa ke lingkungan DPD Partai Golkar Kota Malang. Sri Mukyana mengungkapkan adanya rencana menggelar turnamen ORADO internal yang melibatkan pengurus, kader dan anggota.

Menurutnya, kegiatan semacam itu dapat menjadi ruang untuk memperluas pengenalan olahraga domino sekaligus menemukan pemain-pemain baru.

“Di Golkar Kota Malang sendiri rencananya akan ada turnamen internal. Pengurus, kader dan anggota akan dilibatkan. Ini juga menjadi bagian dari upaya kita mengenalkan olahraga domino secara lebih luas,” ujarnya.

Sri Mulyana berharap ke depan semakin banyak perempuan yang berani mengambil bagian. Tidak hanya datang melihat pertandingan, tetapi juga duduk di meja, berlatih, bertanding dan mengembangkan kemampuan.

“Jangan sampai perempuan hanya melihat. Saya berharap perempuan juga berani ikut bermain, berlatih dan kalau memang punya kemampuan bisa menjadi atlet domino,” tegasnya.

Bagi Sri Mulyana, kehadiran seorang perempuan di meja ORADO mungkin terlihat sederhana. Namun dari sana, ia ingin membuka pandangan bahwa olahraga memiliki ruang yang sama bagi laki-laki maupun perempuan. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.