Dari Meja ORADO, Golkar Kota Malang Bangun Kebersamaan dan Bidik Atlet Masa Depan

oleh -67 Dilihat
oleh
Turnamen ORADO yang digelar Partai Golkar Kota Malang menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Bukan sekadar adu strategi di atas meja. Turnamen ORADO yang digelar Partai Golkar Kota Malang menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat sekaligus pintu masuk untuk mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi.

Suasana turnamen dalam rangka pesta karya memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu (13/9/2026), semakin cair ketika Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Djoko Prihatin, S.M., ikut turun bertanding bersama Ketua BNPM Jawa Timur H. Mohammad Ali Yasin, S.E., dan Gus Toha.

banner 336x280

Pertandingan tersebut menjadi gambaran pendekatan yang ingin dibangun Partai Golkar melalui olahraga. Sekat antara pengurus partai, tokoh masyarakat, komunitas dan peserta turnamen melebur dalam satu meja pertandingan.

Ketua DPD Golkar Kota Malang Djoko Prihatin mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen partainya memperkenalkan ORADO kepada masyarakat sekaligus mendorong olahraga tersebut berkembang menjadi cabang olahraga prestasi.

“Bagaimana Partai Golkar ini bisa kembali dikenal oleh masyarakat melalui satu cabang olahraga yang baru, yaitu ORADO,” ujar Djoko.

Menurutnya, ORADO memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena telah mendapat pengakuan sebagai cabang olahraga oleh KONI. Karena itu, Golkar tidak ingin kegiatan tersebut berhenti pada turnamen seremonial.

Golkar Kota Malang berencana membawa ORADO ke tingkat yang lebih luas melalui kompetisi berjenjang.

Pada momentum HUT Partai Golkar 20 Oktober mendatang, rencananya digelar fun games di tingkat kecamatan yang kemudian diarahkan menuju kompetisi tingkat kota.

“Kami ingin memperkenalkan cabang olahraga ini kepada kader-kader kami. Nanti level kecamatan, kemudian kita naikkan ke level kota,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BNPM Jawa Timur H. Mohammad Ali Yasin, S.E., memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.

Menurutnya, ORADO memiliki nilai lebih karena mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam satu ruang yang sama.

Ia menilai semangat kebersamaan yang muncul dalam ORADO sejalan dengan karakter Kota Malang yang dihuni masyarakat dari beragam kultur dan suku.

“ORADO Kota Malang ini sebagai salah satu pengikat kekuatan masyarakat Kota Malang. Dari berbagai kultur dan suku, semua bisa berkumpul,” ujarnya.

Ia mencontohkan semangat Malang Mbois Berkelas dan Salam Satu Jiwa sebagai gambaran persatuan masyarakat Kota Malang.

Menurut Ali Yasin, Salam Satu Jiwa tidak semestinya dimaknai hanya untuk satu kelompok atau suku tertentu.

Semangat tersebut harus menjadi simbol kebersamaan seluruh masyarakat yang tinggal dan hidup di Kota Malang.

“Semua suku yang ada di sini bisa menjiwa menjadi satu berkat orang-orang Kota Malang,” katanya.

Ia juga mengapresiasi Partai Golkar Kota Malang yang akhirnya dapat merealisasikan kegiatan tersebut setelah melalui sejumlah persiapan.

Ali berharap turnamen ORADO tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga meningkatkan sportivitas dan semangat juang para atlet.

“Harapan saya dengan adanya kegiatan ini bisa meningkatkan sportivitas atlet ORADO Kota Malang dan meningkatkan semangat juang,” tegasnya.

Lebih dari itu, ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk semakin mengenalkan Partai Golkar kepada masyarakat melalui kegiatan positif.

Pengurus ORADO Kota Malang Sholeh menambahkan, pengembangan ORADO tidak boleh hanya bertumpu pada pemain senior. Regenerasi menjadi pekerjaan penting agar olahraga tersebut memiliki masa depan di Kota Malang.

Karena itu, pihaknya mendorong pembentukan tim junior untuk dipersiapkan menghadapi berbagai kompetisi, termasuk Porprov Jawa Timur.

“Kita harus memiliki tim junior untuk persiapan Porprov,” kata Sholeh.

Ia berharap kader dan anggota Fraksi Golkar yang memiliki jaringan luas di masyarakat ikut membantu menemukan anak-anak muda yang memiliki potensi di ORADO.

Menurut Sholeh, sebagai cabang olahraga yang relatif baru, ORADO memiliki peluang besar untuk menjadi jalan bagi generasi muda mengejar prestasi.

Agenda ORADO Kota Malang pun mulai dipadatkan. Pada 27 September 2026, Kota Malang menjadi salah satu dari 101 kota dan kabupaten di Indonesia yang dipercaya menjadi pelaksana turnamen ORADO secara nasional.

Selain itu, agenda bersama Polres juga disiapkan pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Untuk pembinaan rutin, ORADO Kota Malang membuka kegiatan bermain bersama setiap Rabu dan Sabtu. Masyarakat umum dipersilakan bergabung untuk berlatih sekaligus mengasah kemampuan.(dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.