Kabarkarya.com | Program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Malang Fraksi Golkar, Sri Mulyana, kembali membuktikan bahwa aspirasi masyarakat dapat diwujudkan menjadi pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya.
Melalui pembangunan gorong-gorong dan pavingisasi di Jalan Kapri, RT 05 RW 04, Kelurahan Bumiayu, persoalan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan warga mulai teratasi.
Pembangunan meliputi pemasangan gorong-gorong serta pavingisasi sepanjang sekitar 320 meter. Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi jawaban atas masalah genangan air yang kerap muncul saat hujan sekaligus meningkatkan kenyamanan akses bagi warga.
Sri Mulyana mengatakan, setiap program yang diperjuangkannya berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, Pokir harus mampu menghasilkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup warga.
“Alhamdulillah, sekarang kondisi jalan jauh lebih baik. Saat hujan tidak lagi mudah tergenang, permukaan jalan juga lebih rata sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih nyaman,” ujarnya.
Menurut Sri Mulyana, pembangunan saluran gorong-gorong di kawasan tersebut telah rampung seluruhnya. Namun, masih terdapat beberapa titik paving yang belum tertangani dan akan menjadi fokus usulan pada program pembangunan berikutnya.
“Kalau gorong-gorong sudah selesai 100 persen. Tinggal beberapa bagian paving yang akan kami perjuangkan agar penataan lingkungan ini benar-benar tuntas,” katanya.
Ia menegaskan, pembangunan lingkungan tidak cukup dilakukan sekali, tetapi membutuhkan kesinambungan serta kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting agar setiap program pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
“Harapan kami, pembangunan ini menjadi awal terciptanya lingkungan yang lebih baik. Kami akan terus mengawal aspirasi masyarakat agar pembangunan bisa berlanjut dan manfaatnya semakin dirasakan oleh warga,” tegasnya.
Keberhasilan pembangunan di Jalan Kapri menjadi bukti bahwa Pokir DPRD tidak sekadar menjadi program anggaran, tetapi mampu menghadirkan solusi konkret bagi persoalan masyarakat, terutama dalam penyediaan infrastruktur dasar yang aman, nyaman, dan layak. (dunk)











