Bukan Sekadar Kuliner, Joglo Taman Desa Hidupkan Kembali Cita Rasa Jawa Tempo Dulu

oleh -44 Dilihat
oleh
banner 468x60

Kabarkarya.com | Malang – Di tengah menjamurnya tempat kuliner dengan konsep modern, Joglo Taman Desa justru memilih jalan berbeda. Berada di Jalan Sitirejo Temu, Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, tempat kuliner ini menawarkan sesuatu yang semakin langka: masakan Jawa tradisional dengan atmosfer tempo dulu yang kuat.

Sejak resmi berjalan dengan konsep barunya pada 1 April 2026, Joglo Taman Desa terus membangun identitas sebagai ruang kuliner yang memadukan rasa, suasana, dan pengalaman.

banner 336x280

Bukan sekadar dekorasi bernuansa jadul, konsep Jawa benar-benar dibawa ke meja makan. Menu seperti mangut, ayam lodho, ingkung, gurami bakar, hingga ayam bakar Mojopahit menjadi bagian dari kekuatan utama.

“Konsepnya tetap masakan Jawa tradisional. Suasananya juga Jawa banget, tempo dulu,” kata Heru, chef Joglo Taman Desa.

Salah satu menu yang kini mencuri perhatian adalah gurami bakar dan ayam bakar yang disajikan bersama urap-urap. Perpaduan rasa gurih, aroma bakaran, dan sayuran khas Jawa membuat menu tersebut kini menjadi salah satu best seller.

Menariknya, pelanggan tidak harus terpaku pada paket yang tersedia. Pengelola memberikan keleluasaan untuk mengganti menu sesuai selera.

“Kalau dalam paket ada menu yang kurang cocok, bisa diganti. Jadi pelanggan lebih fleksibel,” ujarnya.

Dari Makan Keluarga hingga Wedding
Joglo Taman Desa juga tidak berhenti sebagai tempat makan. Konsep ruang yang luas dan suasana tradisional membuat lokasi ini cocok untuk berbagai kegiatan, mulai dari arisan, rapat, ulang tahun, gathering hingga acara pernikahan.

Untuk wedding, tersedia paket mulai Rp11 juta untuk 100 orang, termasuk prasmanan dan dekorasi minimalis. Pengelola juga memberikan sejumlah kemudahan tanpa membebani pelanggan dengan biaya tambahan tertentu.

Keunikan suasananya bahkan mampu menarik wisatawan mancanegara. Sejumlah warga asing disebut rutin datang beberapa kali dalam sepekan.
Yang menarik, mereka tidak selalu memburu menu mahal. Nasi ramas justru menjadi salah satu menu yang kerap mereka pilih.

“Yang datang dari luar negeri cukup sering. Mungkin mereka suka suasananya. Menunya malah sering nasi ramas,” kata Heru.

Disisi lain, menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Joglo Taman Desa juga menggeber promo khusus sepanjang Agustus.

Ada Paket Combo Rp45 ribu dan Rp81 ribu yang berlaku Senin hingga Jumat selama bulan Agustus. Pelanggan cukup menunjukkan postingan Joglo Taman Desa di Instagram atau TikTok.
Khusus 17 Agustus, pengelola menyiapkan kejutan berupa diskon 17 persen Paket Keluarga A.

Selain itu, pelanggan yang melakukan transaksi minimal Rp500 ribu otomatis mendapatkan keanggotaan dan berhak memperoleh diskon 10 persen pada kunjungan berikutnya.

Joglo Taman Desa buka setiap hari mulai 10.00 hingga 22.00 WIB. Bagi pelanggan yang ingin menikmati menu dari rumah, tersedia pula layanan antar gratis hingga radius 5 kilometer.

Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, Joglo Taman Desa mencoba menawarkan pembeda yang jelas, bukan mengejar tren, tetapi menghidupkan kembali rasa dan suasana Jawa yang mulai ditinggalkan.

Karena di tempat ini, makan bukan sekadar mengisi perut. Ada rasa Jawa, ada cerita masa lalu, dan ada suasana yang sengaja dipertahankan agar tidak hilang ditelan zaman. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.