Bukan Sekadar Jaga Keamanan, Polresta Malang Kota Turun Tangan Perkuat Ketahanan Pangan

oleh -18 Dilihat
oleh
Bhabinkamtibmas Aiptu Kholil bersama Kanit Binmas Polsek Kedungkandang Ipda Agus Widodo saat mendampingi panen jagung milik Sudi di Jalan Sampurno RT 02/RW 02,
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Polri tak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban. Di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, polisi turun langsung membantu petani memanen jagung yang hasilnya diperkirakan mencapai satu ton.

Langkah konkret itu dilakukan Bhabinkamtibmas Aiptu Kholil bersama Kanit Binmas Polsek Kedungkandang Ipda Agus Widodo saat mendampingi panen jagung milik Sudi di Jalan Sampurno RT 02/RW 02, Selasa (13/10/2026). Jagung tersebut ditanam di lahan seluas 1.200 meter persegi.

banner 336x280

Pendampingan ini menjadi wujud keterlibatan Polresta Malang Kota dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong petani memaksimalkan lahan yang tersedia agar tetap produktif dan bernilai ekonomi.

Ipda Agus menegaskan, dukungan terhadap petani tidak cukup hanya melalui imbauan. Kehadiran langsung di lahan pertanian menjadi kesempatan bagi polisi untuk mengetahui kondisi, kebutuhan, hingga kendala yang dihadapi warga.

“Petani agar tetap semangat mengembangkan usaha pertanian. Ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan bersama, termasuk kepedulian Polri,” jelas Ipda Agus.

Bagi petani, tantangan tidak berhenti setelah benih ditanam. Ketersediaan air, perubahan cuaca, kebutuhan pupuk, hingga ancaman hama turut menentukan keberhasilan panen.

Karena itu, pendampingan perlu dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika jagung siap dipetik. Pengelolaan air yang efisien, pemilihan benih sesuai kondisi lahan, pemupukan berimbang, serta pengendalian hama menjadi faktor penting untuk menjaga produktivitas.

Polsek Kedungkandang juga mendorong komunikasi dengan petani serta koordinasi bersama penyuluh pertanian dan instansi terkait agar persoalan di lapangan dapat ditangani sesuai kebutuhan.

Akses terhadap informasi bantuan benih, pupuk, sarana pengairan, dan pendampingan teknis juga menjadi bagian penting dalam membantu petani menghadapi risiko penurunan hasil akibat kekeringan.

Panen jagung di Cemorokandang menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan dapat dimulai dari pemanfaatan lahan produktif milik warga. Dengan pengelolaan yang tepat, lahan terbatas tetap berpotensi menghasilkan panen yang memberikan manfaat ekonomi.

Polsek Kedungkandang, Polresta Malang Kota, berharap sinergi antara kepolisian, petani, pemerintah kelurahan, kelompok tani, dan penyuluh pertanian terus diperkuat.

Sebab, menjaga ketahanan pangan bukan hanya soal meningkatkan hasil panen. Lebih dari itu, upaya tersebut membutuhkan pendampingan, akses terhadap sarana produksi, serta kepastian dukungan agar petani mampu mempertahankan produktivitas dan meningkatkan kesejahteraannya. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.