Bhabinkamtibmas Cemorokandang Intensif Dampingi Petani, Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional

oleh -14 Dilihat
oleh
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus diperkuat hingga tingkat akar rumput. Di Kota Malang, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga terlibat aktif dalam mendampingi petani guna meningkatkan produktivitas pertanian.

Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Cemorokandang, Aiptu Kholil, anggota Polsek Kedungkandang. Ia secara konsisten mendampingi para petani mulai dari identifikasi lahan potensial, proses penanaman, hingga pemantauan tanaman menjelang masa panen.

banner 336x280

Pendampingan itu terlihat saat Aiptu Kholil turun langsung membantu perawatan tanaman jagung di lahan milik Kia Firdaus seluas sekitar 1.000 meter persegi, Rabu (24/6/2026). Lahan tersebut ditanami varietas Jagung Pertiwi 6 yang dikenal memiliki daya adaptasi tinggi terhadap kondisi iklim tropis serta produktivitas yang cukup baik.

Tanaman jagung yang mulai ditanam pada 15 Juni 2026 tersebut diperkirakan memasuki masa panen dalam waktu sekitar 105 hari. Selain melakukan pemantauan rutin, Aiptu Kholil juga terlibat dalam kegiatan penyiraman dan memastikan kondisi lahan tetap mendukung pertumbuhan tanaman.

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah petani merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya meningkatkan hasil pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami berupaya menjadi mitra petani agar proses budidaya berjalan optimal. Harapannya, hasil panen dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus berkontribusi terhadap ketersediaan pangan,” ujarnya.

Dalam menjalankan tugas pendampingan, Aiptu Kholil menerapkan pola kerja berkelanjutan yang mencakup pendekatan kepada petani, survei lahan potensial, pendampingan saat penanaman, hingga pengawasan perkembangan tanaman secara berkala sampai masa panen.

Ia juga aktif membangun komunikasi dengan kelompok tani, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta instansi terkait guna memastikan berbagai kebutuhan petani dapat terakomodasi dengan baik.

Salah satu persoalan yang kerap dihadapi petani adalah keterbatasan pupuk bersubsidi. Untuk membantu mencari solusi, Aiptu Kholil berperan sebagai penghubung antara petani, Gapoktan, dan dinas pertanian agar kendala yang muncul dapat segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Pendekatan tersebut mendapat apresiasi dari para petani karena dinilai mampu membantu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang muncul selama proses budidaya.

Melalui keterlibatan aktif di sektor pertanian, Polri berharap program ketahanan pangan dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dari lahan-lahan pertanian di Cemorokandang, semangat membangun kemandirian pangan terus tumbuh sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.