Asep Kusdinar: Desa Harus Naik Kelas, Ketahanan Pangan Jadi Kekuatan Ekonomi

oleh -15 Dilihat
oleh
Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar
banner 468x60

Kabarkarya.com | Tulungagung – Pembangunan Jawa Timur tidak bisa dilepaskan dari kekuatan desa. Potensi pertanian, sumber daya alam, dan kemampuan masyarakat mengelola ekonomi lokal harus menjadi modal untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, menegaskan hal itu saat menutup Workshop Pengembangan Kompetensi Sekretaris Desa se-Jawa Timur Angkatan IV Tahun 2026 di Tulungagung, Jumat (9/10/2026).

banner 336x280

Menurut Asep, desa harus mampu mengembangkan potensi unggulannya secara produktif dan berkelanjutan. Pengelolaan sumber daya lokal tidak cukup berhenti pada aktivitas produksi, tetapi perlu diarahkan untuk menciptakan nilai tambah dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

“Desa memiliki potensi besar yang harus dikembangkan. Sektor pertanian dan sumber daya lokal bisa menjadi kekuatan ekonomi sekaligus penopang ketahanan pangan jika dikelola secara optimal,” ujar Asep.

Ia menilai, perubahan global menuntut sektor pertanian semakin adaptif terhadap teknologi dan inovasi. Karena itu, pengembangan pertanian perlu diiringi peningkatan produktivitas, tata kelola yang baik, serta kemampuan mengolah potensi lokal menjadi komoditas bernilai ekonomi.

Asep juga mendorong pengembangan kawasan melalui konsep Akselerasi Selatan-Selatan Jawa Timur. Gagasan ini menekankan keterhubungan antardaerah dan sinergi pemerintahan agar potensi wilayah dapat dikembangkan secara terpadu, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan.

Namun, optimalisasi potensi desa membutuhkan aparatur yang mampu menerjemahkan kebutuhan masyarakat menjadi program pembangunan yang tepat sasaran.

“Sekretaris desa tidak hanya menjalankan administrasi pemerintahan. Mereka juga harus mampu mengelola data, mendukung perencanaan pembangunan, dan memastikan pelayanan publik berjalan profesional serta akuntabel,” tegasnya.

Sebanyak 60 sekretaris desa dari Kabupaten Tulungagung, Malang, Kediri, Blitar, Trenggalek, Jombang, dan Kota Batu mengikuti workshop yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur tersebut.

Melalui peningkatan kompetensi aparatur dan penguatan koordinasi kewilayahan, Asep berharap desa mampu mengembangkan sektor unggulan, memperkuat ketahanan pangan, dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Desa yang kuat bukan hanya desa dengan tata kelola yang baik, tetapi juga desa yang mampu menghidupkan potensi lokal, menjaga ketersediaan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan warganya. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.