112 Anak Berebut Panggung Kreativitas, Tugu Tirta Tanamkan Kesadaran Air Sejak Dini

oleh -237 Dilihat
oleh
Lomba Mewarnai bertajuk “Merdeka Negeriku, Air Aman untuk Kota Malang Mbois Berkelas”, yang digelar Perumda Tugu Tirta
banner 468x60

Kabarkarya.com | Kota Malang – Ratusan tangan kecil sibuk memilih warna. Merah, putih, biru hingga hijau memenuhi lembar-lembar gambar di Main Hall Lantai 2 Malang Creative Center (MCC), Sabtu (29/8/2026).

Di tengah riuh tawa dan semangat anak-anak, Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menghadirkan cara berbeda dalam merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

banner 336x280

Melalui Lomba Mewarnai bertajuk “Merdeka Negeriku, Air Aman untuk Kota Malang Mbois Berkelas”, Tugu Tirta tidak hanya mengajak anak-anak berkompetisi.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menanamkan pesan sederhana namun penting: air harus dijaga karena menjadi bagian dari masa depan kehidupan.

Antusiasme masyarakat pun luar biasa. Sekitar 500 anak mendaftarkan diri untuk mengikuti lomba. Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 112 peserta akhirnya mendapat kesempatan untuk tampil dan menunjukkan kreativitas mereka secara langsung di MCC.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM, mengaku bangga melihat respons besar dari masyarakat.

“Antusiasme masyarakat sungguh luar biasa. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang edukatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Bagi Priyo, mengenalkan pentingnya air dan lingkungan kepada anak-anak tidak harus selalu dilakukan dengan cara yang kaku. Dunia anak adalah dunia warna, permainan dan kreativitas.

Karena itu, melalui kegiatan seperti lomba mewarnai, pesan tentang menjaga lingkungan dan air diharapkan bisa lebih mudah tumbuh dalam kesadaran generasi muda.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM. Meski tidak dapat hadir secara langsung karena tengah menerima penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali dari Menteri Dalam Negeri, Wali Kota tetap memberikan perhatian terhadap kegiatan yang digagas Perumda Tugu Tirta.

Kegiatan ini dinilai sejalan dengan semangat membangun Kota Malang sebagai kota yang kreatif, inklusif dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

MCC hari itu pun tak hanya dipenuhi peserta lomba. Alunan Karawitan Arsa Raras SMP Negeri 5 Malang turut menghidupkan suasana.

Pertunjukan tari tradisional menambah warna perayaan, sementara kostum-kostum merah putih yang dikenakan peserta mempertegas semangat kemerdekaan.

Sejumlah anak bahkan tampil dengan busana unik demi memperebutkan penghargaan khusus Kostum Terbaik Nuansa Merah Putih.

Di luar arena lomba, pelaku UMKM Kota Malang juga ikut merasakan denyut kegiatan. Stand-stand UMKM yang hadir membuat acara semakin hidup dan menjadi ruang pertemuan antara kreativitas anak-anak, keluarga, seni budaya dan ekonomi masyarakat.

Di sana, ratusan anak belajar bahwa kemerdekaan bisa dirayakan dengan banyak cara. Lewat warna, lewat kreativitas, lewat budaya, dan melalui kesadaran untuk menjaga air.

Sebab, dari tangan-tangan kecil yang sedang mewarnai hari ini, ada harapan besar untuk Kota Malang di masa depan. (dunk)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.