Safari Sejarah, Mas Adi Kunjungi Cagar Budaya Kota Pasuruan

Pasuruan – Kota Pasuruan yang ditetapkan sebagai kota pusaka karena di dalamnya banyak objek peninggalan sejarah yang masih tegak berdiri mendapatkan perhatian serius dari Calon Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo.

Kemarin, Jumat (06/11/2020) Politisi muda itu melakukan safari sejarah dengan berkunjung ke beberapa tempat bersejarah yang ada di Kota Pasuruan.

Hampir seluruh lokasi cagar budaya di kawasan Kota Pasuruan dikunjunginya. Seperti bangunan Markas Yon Zipur, Hotel Daroessalam, Klenteng, Boma Stork di Pelabuhan, Rumah Singa, di Jalan Hasanudin dan Pusat Penelitian Perkebunan Gula (P3GI), yang berada di Jalan Pahlawan, Kota Pasuruan.

“Kita ingin melihat adanya situs yang bersejarah. Dan kita tidak ingin kembali ke masa lalu. Kita ingin melihat peradaban masa depan, tentu harus ada fondasi peradaban di masa lalu,” Kata Mas Adi.

Nampaknya politisi muda tersebut mengerti betul konspepsi pembangunan yang berbasis pada akar sejarah masa lampau. Sama halnya ketika Bunga Karno dan founding fathers Negara ini yang merumuskan konsepsi dasar negara dengan melihat sejarah masa lampau hingga lahirlah Pancasila.

Namun yang menjadi salah satu catatan dari kunjungan Mas Adi kemarin adalah bagaimana situs sejarah itu belum terawat dan ditangani dengan baik.

“Adanya situs ini karena adanya peradaban di Kota Pasuruan punya sejarah.Tentunya situs ini harus dirawat dan kita lestarikan dengan baik, dan agar bisa menjadi khasanah budaya masyarakat Kota Pasuruan,” harapnya.

Banyak pihak utamanya pemerhati sejarah Kota Pasuruan yang berharap ada kepedulian dari pemerintah kepada situs sejarah di Kota Pasuruan. Sejarah masa lampau yang gemilang seperti Pelabuhan Kota Pasuruan diharapkan kembali bangkit menjadi poros ekonomi maritim.

Related posts

Leave a Comment