Serapan Anggaran Covid-19 Hanya 39% Menohok Publik Dalam Debat Pilkada Kota Pasuruan

Surabaya - Debat perdana calon Walikota dan Wakil Walikota Pasuruan yang disiarkan langsung oleh Jtv mendapat perhatian serius dari publik. Disiarkan Live dari Surabaya pada Jumat malam (30/10/2020) kedua paslon memberikan visi misinya dalam membangun Kota Pasuruan. Yang menohok adalah ketika sesi tanya tanya jawab, dimana pertanyaan Gus ipul - Mas Adi tentang penanganan pandemi covid-19 seolah mewakili keresahan masyarakat dimana serapan anggaran penanganan covid-19 sangat rendah sebesar 39 %. Mendapat pertanyaan itu, Raharto Teno Prasetyo menjawab bahwasanya penanganan anggaran covid-19 tidak harus terserap semuanya. "Kita tentu tidak menghabiskan seluruh anggaran kita gunakan sesuai porsi kebutuhan dan penyerapan sesuai langkah kerja di lapangan" Jawab Raharto Teno. Gus Ipul memberikan feedback atas jawaban dari Paslon nomer 2. Dirinya meminta program pendekatan dalam empat domain yaitu, kesehatan, sosial, ekonomi dan pendidikan. "Saya berbeda pendapat dengan Mas Teno karena filosofi anggaran itu harus digunakan dan dihabiskan terlebih untuk menangani covid-19 dan dampaknya. Kita perlu program pendekatan yang jelas sehingga anggaran terserap habis dan masyarakat diuntungkan" Timpal Gus Ipul. Terlebih menurut Gus Ipul dalam data yang disampaikan bahwa tingkat kematian pasien covid-19 di Kota Pasuruan adalah tertinggi di Jawa Timur.

Related posts

Leave a Comment