Sesepuh dan ‘Jenderal’ Gerakan Rumuskan Strategi Menangkan Gus Ipul – Mas Adi

Pasuruan – Sesepuh dan Tokoh Gerakan Kota Pasuruan Konsolidasi Gagasan dan Gerakan Menangkan Paslon Gus Ipul – Mas Adi. Pertemuan tertutup itu digelar di Rumah Sesepuh Banteng Kota Pasuruan Pudjo Basuki (07/09/2020).

Pertemuan yang dihadiri oleh Pudjo Basuki, Abah Qodir, Ayi Suhaya dan Prayit Hulk itu berlangsung dengan suasana konsolidasi relawan yang akan dibangun memenangkan hati rakyat Kota Pasuruan.

Selain dihadiri oleh Para Sesepuh gerakan tersebut, forum juga dihadiri oleh M. Munif yang menjabat sebagai ketua tim bidang penggalangan opini pasangan Gus Ipul – Mas Adi.

Pertemuan tersebut bermaksud untuk mensinergikan gerakan antara tim pemenangan dengan tim relawan. Sehingga sinergi gerakan di lapangan menjadi lebih progresif dan terukur.

“Kita tidak boleh kalah start dalam bergerak di akar rumput. Dalam gerakan ini kita harus cepat turun untuk menyampaikan gagasan Gus Ipul – Mas Adi. Kita perlu membalikkan dukungan teman-teman yang salah arah dilapangan” Tegas Prayit.

Sementara itu Pudjo Basuki menjelaskan bahwa secepatnya kita harus bergerak mengunci titik-titik kunci pemenangan di basis. “Relawan harus bergerak dan mandiri, namun tetap bersinergi dengan tim pemenangan. Ini yang sedang kita diskusikan pola strategi sinergi gerakan antara relawan dengan tim pemenangan” Tegas Pudjo ‘Bledeg’ Basuki.

Sedangkan Ayi suhaya, Tokoh yang menjabat Wakil Gubernur LIRA menyampaikan bahwa perlu kita merajut potensi dukungan dari berbagai relawan yang sebelumnya mendukung banyak bakal calon. “Ini kekuatan yang perlu kita rangkul dan sinergikan, banyak kemarin relawan termasuk dari relawan Ayi Suhaya yang siap bertempur di darat memenangkan Gus Ipul – Mas Adi” Jelasnya.

M. Munif melakukan feedback atas banyaknya ide gagasan dari para ‘jenderal’ Gerakan itu. Dirinya akan membicarakan lebih lanjut pola sinergi gerakan antara tim pemenangan dan tim relawan.

“Saya diutus oleh ketua Tim pemenangan paslon Gus Ipul – Mas Adi untuk mewakili beliau, karena beliau sedang di luar Kota. Artinya kekuatan besar ini harus dikelola secara profesional untuk memenangkan hati masyarakat Kota Pasuruan” Pungkasnya

Related posts

Leave a Comment