Konsolidasi, Mas Adi Potong Tumpeng Bersama Forum Perempuan PG

Pasuruan – Setelah pagi tadi ditetapkan sebagai pasangan calon (paslon) dengan nomor urut 1, Mas Adi langsung melakukan kegiatan konsolidasi internal Partai Golkar Kota Pasuruan.

Siang ini Kamis (24/09/2020), kader muda Beringin yang direkomendasi sebagai Wakil Walikota Pasuruan itu melakukan konsolidasi bersama Forum Perempuan Partai Golkar Kota Pasuruan.

Mas Adi menjelaskan proses politik yang terjadi selama proses penjaringan pilkada, hingga kemudian dirinya dipasangkan dengan politisi senior Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul.

“Hari ini kita bersyukur bahwa kita punya pasangan walikota yang popularitasnya tidak diragukan lagi. Sehingga dengan sangat mudah bisa menyatu dengan masyarakat Kota Pasuruan” Paparnya

Terlebih Gus Ipul – Mas Adi didukung oleh kekuatan politik terbesar di Kota Pasuruan. Dengan 21 Kursi parlemen, menurut Mas Adi adalah keunggulan yang harus dikonversi menjadi kemenangan dalam Pilkada.

“Momentum konsolidasi ini penting agar seluruh element kekuatan di internal Partai Golkar bergerak. Target kemenangan Pilkada adalah target awal bagi Partai Golkar, dengan target utama adalah Kemenangan Partai Golkar di Pemilu 2024” Jelasnya didepan Kaum Perempuan Partai Golkar

Pasuruan Kota Madinah dijelaskan dengan sangat detail oleh Mas Adi dalam forum yang dipimpin oleh Bu Sujiati tersebut. Visi Kota Madinah diantaranya adalah keberpihakan pada pemberdayaan perempuan.

“Komitmen kita pada pembangunan ekonomi rumah tangga, ekonomi kreatif harus disertai dengan keberpihakan kepada mereka diantaranya pekerja UMKM yang hari ini menjadi soko guru perekonomian nasional” Ungkapnya

Pembangunan ekonomi menjadi kunci dari keberhasilan konsep Kota Madinah. Kawasan Pantai utara dengan potensi ekomaritim yang besar akan dijadikan triger dalam pembangunan daerah.

Selanjutnya kawasan Alun-alun dengan wisata religinya yaitu makam Waliyullah KH. Abdul Hamid menjadi episentrum perdagangan dan ekonomi.

Pendidikan sebagai kunci dalam Pembangunan Sumber daya manusia akan dilanjutkan dengan program keberpihakan kepada pendidikan agama yang dimiliki oleh lembaga pendidikan milik masyarakat.

“Selama ini bagaimana guru madin dan TPQ insentifnya kami rasa belum layak. Kami sudah mendiskusikan permasalahan ini, demi mendorong pembangunan SDM kita akan menaikan insentif Guru Madin dan TPQ” Paparnya

Acara diakhiri dengan potong tumpeng nasi kuning. Sebagai simbol rasa syukur dan kemenangan yang dipotong oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Pasuruan H. M. Thoyib, SH.

Related posts

Leave a Comment