IGD RS Purut Sementara Tutup, Netizen Prihatin dan Protes Keras

Pasuruan – Pandemi Covid-19 di kota pasuruan belum menunjukan tanda pergeseran dari zona merah. Penanganan pandemi covid-19 yang banyak menimbulkan persepsi negatif publik kota santri itu kembali mencuat, setelah sebelumnya ramai berita pengakuan keluarga pasien yang dipaksa untuk mengakui keluarganya positif covid-19.

Hari ini (07/08), RSUD Dr R. Soedarsono Kota Pasuruan kembali menjadi perhatian masyarakat setelah menutup total fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hal tersebut menjadi perhatian serius masyarakat mengingat urgensi dari IGD sebagai garda depan penanganan pasien.

Sontak kejadian tersebut membuat heboh beberapa group Whatsapp di Kota Pasuruan. Mengingat tidak lazim dan belum pernah IGD ditutup selama ini.

Belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit atas kejadian penutupan IGD. Hanya ada selembar pengumuman yang tertempel di dinding salah satu bagian dari gedung IGD.

Pengumuman dari Pihak RSUD Dr R Soedarsono atas penutupan sementara pelayanan IGD.

Disebutkan dalam lembar pengumuman bahwa IGD untuk sementara ditutup dikarenakan ada upaya tracing dan disinfektan ruangan instalasi gawat darutat.

Hal tersebut membuat masyarakat bertanya dalam beberapa akun media sosial. Seperti yang ditulis oleh Nono salah satu pegiat sosial dalam sebuah group Whatsapp Padang Howo.

“Hanya terjadi di PASURUAN KOTA periode ini RS disegel untuk umum RS kok disinfektan sampe nutup faskes masyarakat, mikir” tulis Nono dengan nada kesal.

Sementara itu melalui komunikasi salah satu group WA, Anggota DPRD Kota Pasuruan H. Thoyib membenarkan penutupan sementara fasilitas IGD.

“Barusan saya klarifikasi ke direktur RSUD. Betul ditutup sementara selama 24 jam karena ada pegawai yang bagian IGD positif covid. Sekarang dilakukan penyemprotan besok jam 14.00 WIB sudah di buka” Jelasnya

Related posts

Leave a Comment